Gunungapi yang mempunyai nama lain Dodoko, Dodoeko, Dukoma, Tala atau Tolo ini merupakan gunungapi bertipe strato dengan sejumlah kawah aktif disekitar puncaknya. Tinggi puncaknya 1087 m di atas permukaan laut (dpl.). Terletak pada posisi geografi 1° 42' Lintang Utara dan 127° 52' Bujur Timur. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Galela, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluk…
Hasil pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik menunjukkan bahwa gunungapi Kie Besi saat ini masih menjalani masa istirahatnya. Pesawat seismograf PS-2 (RTS) yang memantau aktifitas seismik G.Kie Besi sudah dapat beroperasi dengan baik, sehingga pengamatan seismik dapat dilakukan secara kontinyu.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi sedemikian rupa sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin namun risiko bahaya gunungapinya dapat di tekan seminimal mungkin.…
Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping mengetahui perubahan bentuk kawah, bibir kawah dan detail lain sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan Gunung Dukono.
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi dimaksudkan untuk membuat batas-batas daerah yang kemungkinan terlanda oleh hasil letusan baik yang berupa bahaya langsung (primer), maupun bahaya tidak langsung (sekunder). Bahaya langsung (primer) yang kemungkinan terjadi terdiri atas; lava, awanpanas, jatuhan piroklastik dan lontaran batu (pijar), sedangkan bahaya tidak langsung terdiri atas; lahar da…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…
G. Gamkonora (+1635 m dpl) merupakan gunungapi yang paling aktif di Pulau Halmahera. Selama masa sejarah, gunungapi tipe A ini telah menunjukan peningkatan kegiatan vulkanik atau letusan sejak tahun 1564/1565 sampai saat ini telah tercatat sebanyak 10 kali. Peningkatan kegiatan terakhir terjadi pada tahun 1987 yaitu berupa letusan kecil dengan hujan abu. Sedangkan letusan terakhir yang cukup he…
Kelompok gununapi yang berada di wilayah Maluku Utara, antara lain G.Makian, G. Gamalama, G. Gamkonora serta G. Dukono yang letaknya paling utara. Diantar gununapi tersebut, G. Gamkonora dan G. Dukono merupakan gunungapi yang letaknya di Pulau Halmahera. G. Gamkonora secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku. Secara geografis terletak pada pos…
Daerah pemetaan secara administratif, termasuk ke dalam Wilayah Kecamatan Ibu, Kewedanaan Jailolo, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku. Letak geografisnya, berada pada koordinat (1°16'42,5"-1°29′33,6") LU, dan (127'35'17"-127°54'18"BT). Sedangkan posisi G. Gamkonoranya sendiri, terletak pada koordinat 01°22'30" LU dan 127°34'BT dengan ketinggian sekitar 1635 m dpl (Gb. 1). G. G…
Dengan telah selesainya pembangunan Pos Pengamatan Gunungapi (Pos PGA) G Dukono dan G Gamkonora di Halmahera bagian utara, Propinsi Maluku Utara, maka sejak bulan Mei 1994 kegiatan G. Dukono dan G. Gamkonora baik visual, maupun kegempaannya sudah dapat dimonitor secara terus menerus oleh Direktorat Vulkanologi melalui Pos PGA tersebut. Pos PGA G Dukono terletak di Desa Mamuya (Foto 1), Kecamata…