G.Papandayan terletak di sebelah tenggara Bandung berjarak sekitar 60 km dari kota Bandung. Gunungapi ini termasuk kedalam Kabupaten Garut, bila diambil jarak lurus sekitar 16 km disebelah barat daya kota Garut. Posisi geografi 7°19' Lintang Selatan dan 107°44' Bujur Timur (Atlas Trop. Nederl.1938, Lembar 20) Tinggi di atas muka laut 2665 m sedangkan diatas dataran Garut 1950 m
G.Sumbing belum mempunyai Pos Pengamatan tetap, sehingga pengamatan terhadap kegiatannya secara menerus belum dapat dilakukan. Oleh karena itu sesuai rencana kerja Koordinator Tim Pelayanan Teknik dalam tahun anggaran 1984/1985 maka sejak 4 Mei - 16 Juni 1984 dilakukan pengamatan seismik temporer dengan sistim jaringan tripartit.
Penyelidikan lapnagan dan pengumpulan contoh batuan terbatas terutama kepada lava G. Ciremai dimaksudkan untuk mengetahui paramter apa dalam olahan petrokimia batuan yang dapat dijadikan pegangan dalam ikut serta menunjang mencari data .
Gunung Ciremai terletak di Jawa-Barat termasuk Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka pada posisi geografi 6° 53 lintang Utara dan 108 25 lintang Selatan dengan ketinggian 3.070 m dari permukaan laut dan tergolong pada kwalifikasi tingkat kegiatan tipe A/strato.
Pemeriksaan lapangan dan pengumpulan conto batuan terpilih terutama lava Gunungapi Sunda dan Gunungapi Tangkubanparahu dimaksudkan untuk mengetahui parameter apa dalam olahan petrokimia yang dapat dijadikan pegangan dalam ikut serta menunjang pencegahan bahay yang diakibatkan letusan gunungapi.
Pengamatan lapangan dilaksanakan dari awal Agustus sampai pertengahan September 1984, menggunakan sistim jaringan tripartit. Peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen. Sedang transdusernya adalah ''Short Period Seismometer" komponen tegak dengan "Natural Period" 1 cycle per detik.
Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan, yaitu sejak akhir Januari sampai pertengahan Februari 1985. Cara pengamatan gempa yang diterapkan disini adalah jaringan tripartit. Sedang peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen.
Pengukuran dimulai dari jalan simpang tiga menuju Kokoncong yang letaknya di Kp. Cisemplo (ialah dai patok lama hasil pengukuran terdahulu) adapun yang diukur ialah: S.Cikasasah, Susukangede, S.Cisaruni, dan Irigasi Cikunten.
Gunung Papandayan terletak dalam deretan gunungapi Priangan Selatan, hampir tepat sebelah selatan G.Guntur dan dihubungkan dengan tetangganya sebelah timur G.Cikuray yang menjulang tinggi puncaknya berbentuk kerucut.
Pemetaan daerah bahaya G.Sundoro ini merupakan pemetaan ulang dari hasil pemetaan daerah bahaya yang telah dilakukan oleh R.Hadian (1970). Penulis tersebut membagi zona daerah bahaya berdasarkan penampilan morfologi yang terdiri dari daerah bahaya dan daerah waspada.