Pengamatan visual terhadap gunung Kw.Ijen pada waktu pagi hari tampak jelas dan sore hingga malam hari sering tertutup kabut 0-II sampai 0-III.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan vulkanik di daerah Dieng ini dicoba dilakukan pengamatan dan penelitian seismik yang dibantu dengan pengamatan - pengamatan visual dan kimia gas. Di sini akan dilaporkan kegiatan Dieng selama Oktober - November 1984, sedangkan pada awal sampai pertengahan Oktober 1984 telah dievaluasikan dalam laporan yang terdahulu.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli dan September 1984 selama lebih kurang 1 1/2 bulan sehubungan dengan program Proyek Pengembangan Laboratorium Gunungapi, Direktorat Vulkanologi.
Sesuai dengan laporan tahunan Direktorat Volkanologi tugas dan fungsi sebagaimana tercantum dalam pembagian pekerjaan bahwa Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi terbagi 4 seksi diantaranya termasuk Seksi Pemetaan Topografi/Deformasi. Untuk pengukuran deformasi selain membuat peta deformasi juga menghasilkan angka - angka untuk dibuat diagram dan profil yang menunjukkan sebagai pendugaan atau ramal…
Dalam penyimakan kegempaan terhadap kegiatan G.Merapi dilakukan dari Pos Babadan dengan menggunakan pesawat seismograf "HOSAKA" 3 Komponen (tripartite net) dan dari Pos Plawangan, disamping pesawat tersebut di atas (1 komponen) ditambah dengan pesawat Mekanik komponen datar.
Penanaman kabel bawah tanah ini dilakukan untuk seismograf jaringan tripartit menggantikan kabel yang lama dan memindahkan transduser ke tempat yang baru yang diperkirakan jauh dari gangguan setempat.
Pekerjaan ini sebagai lanjutan keempat kalinya dari pekerjaan A.R. Sumailani pada 1982, 1984, dam penulis 1984. Sehubungan dengan kurang tenaga topografiawan, maka dalam melakukan pekerjaan ini penulis dibantu langsung oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Penulis bekerja di lapangan selama 72 hari, sedangkan Kepala Seksi Pemetaan Topografi selama 26 hari dengan Sppd no : 1526/P/84 dan 1527/P/84.
Pengamatan visual di G.Dieng dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunung api.
Maksud penugasan tersebut untuk mengadakan pengukuran kedalaman dan suhu dasar Danau Kawah G.Kelut dan membuat Peta Dasar Kedalaman dari danau kawah tersebut, juga memasang pelampung di tempat yang perlu dan yang di anggap penting atau di lokasi yang suhunya tinnggi.
G.Merapi terletak di dua Provinsi yaitu Jawa Tengah dan DIY, mempunyai ketinggian 2.911 m di atas permukaan air laut. Gunung ini merupakan salah satu gunung api yang boleh dikatakan paling aktif di Indonesia. Karena padatnya penduduk di sekitarnya, sehingga akibat kegiatannya banyak menimbulkan korban manusia.