Under commission of the Director of State's Enterprises ddo. 6 March 1917 No. 801/M the author was instructed to leave for the Residency of Besuki in order to investigate the nature of the youngest slumping's in the Kawah Idjen, and to give advice to the local irrigation- authorities in accordance with the result of the investigation.
Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan - bangunan pemukiman ataupun bangunan - bangunan penting lainnya yang berada di Daerah Bahaya dan Waspda gunungapi G. Arjuno Welirang.
The purpose of this assignment wa to provvide support to the seissmic program at the Merapi Vulcano Observatory (MVO) of the Vulcanological Survey of Indonesia (VSI). Instrument maintenance and data analysis support were provided for by Bruce Furukawa and Bob Koyanagi between 13 to 24 May; additional assistance in instrument maintenance was provi MVO ed by Furukawa from 25cMay to 9June. Logisti…
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya di Jawa Timur. Setelah letusannya yang terakhir pada 26 April 1966, hingga saat ini masih tetap tenang. Meskipun telah istirahat selama lebih dari 22 tahun. Diperkirakan pada waktu sekarang ini gunungapi tersebut telah memasuki masa yang diperkirakan akan giat kembali. Oleh karena itu, sejak beberapa tahun yang lalu sistem pengamata…
Sebagai tindak lanjut/kelanjutan dari pengukuran deformasi jarak horizontal Gunung Tangkubanparahu. Maka awal bulan Agustus 1986 dilakukan pengukuran ulang terhadap titik ukur deformasi baik yang mobile maupun yang permanent dengan menggunakan peralatan Range Master III dan distomat (DI 20).
Dari tanggal 4 Juli 1988 s/d 23 Juli 1988, L.Djoharman, B.Sc, Komar R. dan pengemudi Kosim Al Sukar ditugaskan ke G. Tangkubanparahu (Jawa Barat) dan G. Lamongan (Jawa Timur), untuk melakukan penelitian dan pengukuran deformasi di kedua gunung tersbut.
Untuk mengetahui perubahan situasi danau kawah G. Galunggung. Sebagaimana pembaca ketahui bahwa antara th. 1987 s/d 1988 telah terjadi kemarau yang cukup panjang. Oleh karena itu Kasi PETAPI menganggap perlu melakukan pengukuran kedalaman maupun situasi sekitarnya di gunung ini, guna mengetahui berapa volume air kawah pada saat ini.
Sebagai tindak lanjut monitoring pengukuran deformasi G. Lamongan telah dibuat lintasan pengukuran levelling sekitar Curah Buntu untuk arah utara-selatan dan timur-barat.
Pegunungan gunung Dieng terdiri dari dua buah gunungapi Strato tipe A yaitu Butak Petarangan (Timbang) dan G. Prau. Keduanya termasuk dalam komplek pegunungan Dieng. Komplek tersebut meliputi tiga wilayah Kabupaten, yakni Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan.
Sehubungan dengan terjadinya rekahan-rekahan di sekitar daerah Ranu Lamongan, termasuk G. Lamongan, Kabupaten Lumajang Jawa Timur dengan posisi geografi 7 derajat 59' LS dan 113 derajat 205' BT, disamping hasil pengamatan seismik yang menunjukkan adanya tremor dan juga hasil survei geofisika yang menunjukkan kemungkinan sumber aktivitas berada di sekitar Curahbuntu, maka untuk memantau kegiatan…