Dalam penyimakan kegempaan terhadap kegiatan G.Merapi dilakukan dari Pos Babadan dengan menggunakan pesawat seismograf "HOSAKA" 3 Komponen (tripartite net) dan dari Pos Plawangan, disamping pesawat tersebut di atas (1 komponen) ditambah dengan pesawat Mekanik komponen datar.
Penanaman kabel bawah tanah ini dilakukan untuk seismograf jaringan tripartit menggantikan kabel yang lama dan memindahkan transduser ke tempat yang baru yang diperkirakan jauh dari gangguan setempat.
Pekerjaan ini sebagai lanjutan keempat kalinya dari pekerjaan A.R. Sumailani pada 1982, 1984, dam penulis 1984. Sehubungan dengan kurang tenaga topografiawan, maka dalam melakukan pekerjaan ini penulis dibantu langsung oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Penulis bekerja di lapangan selama 72 hari, sedangkan Kepala Seksi Pemetaan Topografi selama 26 hari dengan Sppd no : 1526/P/84 dan 1527/P/84.
Pengamatan visual di G.Dieng dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunung api.
Maksud penugasan tersebut untuk mengadakan pengukuran kedalaman dan suhu dasar Danau Kawah G.Kelut dan membuat Peta Dasar Kedalaman dari danau kawah tersebut, juga memasang pelampung di tempat yang perlu dan yang di anggap penting atau di lokasi yang suhunya tinnggi.
G.Merapi terletak di dua Provinsi yaitu Jawa Tengah dan DIY, mempunyai ketinggian 2.911 m di atas permukaan air laut. Gunung ini merupakan salah satu gunung api yang boleh dikatakan paling aktif di Indonesia. Karena padatnya penduduk di sekitarnya, sehingga akibat kegiatannya banyak menimbulkan korban manusia.
Pengamatan visual dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Menurut Surat Perjalanan Dinas No. 213/P/1984 tertanggal 23 April 1984, penulis ditugaskan melakukan pengamatan visual kegiatan Gunung Semeru selama 25 hari, berangkat dari Bandung pada 26 April 1984, sekaligus memeriksa Besuk Kobokan dan beberapa sungai sekitarnya untuk menilai potensi penyelewengan atau peluapan banjir lahar saat hujan. Pengamatan akhir April hingga pertengahan Mei 1984 menun…
Bulan Pebruari dan Maret 1984 dengan Sppd No. 3959, 3960, 3961/P/84 Sdr. Pandi, Effendi dan saya ditugaskan Kasi Pemetaan Topografi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi, untuk melanjutkan pemetaan di sekitar gunung Guntur. Adapun daerah yang dipetakan yaitu lereng gunung sebelah baratdaya yang alur-alunya menjurus ke daerah Cipanas/Tarogong.
Beperti halnya balan Juni 1984, dalam Juli ini penulis berusaha untuk mengumpulkan semua hasil pengamatan dan penelitian terhadap G. Kerapi. Mungkin belum banyak yang dapat diungkapkan dari data yang terkumpul, tetapi setidak-tidaknya dapat menginformasikan semua hasil pengamatan dan penelitian yang dilakukan dan interpretasi secara pendahuluan. Ada kemungkinan kelak bahun semua yang diperki…