Naar aanleiding van de belangrijke vraag naar zwavel voor ontrattingsdoeleinden, welke destijds van den Dienst der Pest-bestrijding uitging, werd in April 1914 aan den mijningenieur Dr. Ir. J. K. VAN GELDER opgedragen, een voorloopig onder-zoek in te stellen naar den zwavelrijkdom van den krater van den Welirang (res. Pasoeroean), welke opdracht enkele weken later werd gevolgd door eene soortge…
Under commission of the Director of State's Enterprises ddo. 6 March 1917 No. 801/M the author was instructed to leave for the Residency of Besuki in order to investigate the nature of the youngest slumping's in the Kawah Idjen, and to give advice to the local irrigation- authorities in accordance with the result of the investigation.
Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan - bangunan pemukiman ataupun bangunan - bangunan penting lainnya yang berada di Daerah Bahaya dan Waspda gunungapi G. Arjuno Welirang.
The purpose of this assignment wa to provvide support to the seissmic program at the Merapi Vulcano Observatory (MVO) of the Vulcanological Survey of Indonesia (VSI). Instrument maintenance and data analysis support were provided for by Bruce Furukawa and Bob Koyanagi between 13 to 24 May; additional assistance in instrument maintenance was provi MVO ed by Furukawa from 25cMay to 9June. Logisti…
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya di Jawa Timur. Setelah letusannya yang terakhir pada 26 April 1966, hingga saat ini masih tetap tenang. Meskipun telah istirahat selama lebih dari 22 tahun. Diperkirakan pada waktu sekarang ini gunungapi tersebut telah memasuki masa yang diperkirakan akan giat kembali. Oleh karena itu, sejak beberapa tahun yang lalu sistem pengamata…
Sebagai tindak lanjut/kelanjutan dari pengukuran deformasi jarak horizontal Gunung Tangkubanparahu. Maka awal bulan Agustus 1986 dilakukan pengukuran ulang terhadap titik ukur deformasi baik yang mobile maupun yang permanent dengan menggunakan peralatan Range Master III dan distomat (DI 20).
Dari tanggal 4 Juli 1988 s/d 23 Juli 1988, L.Djoharman, B.Sc, Komar R. dan pengemudi Kosim Al Sukar ditugaskan ke G. Tangkubanparahu (Jawa Barat) dan G. Lamongan (Jawa Timur), untuk melakukan penelitian dan pengukuran deformasi di kedua gunung tersbut.
Untuk mengetahui perubahan situasi danau kawah G. Galunggung. Sebagaimana pembaca ketahui bahwa antara th. 1987 s/d 1988 telah terjadi kemarau yang cukup panjang. Oleh karena itu Kasi PETAPI menganggap perlu melakukan pengukuran kedalaman maupun situasi sekitarnya di gunung ini, guna mengetahui berapa volume air kawah pada saat ini.
Sebagai tindak lanjut monitoring pengukuran deformasi G. Lamongan telah dibuat lintasan pengukuran levelling sekitar Curah Buntu untuk arah utara-selatan dan timur-barat.
Pegunungan gunung Dieng terdiri dari dua buah gunungapi Strato tipe A yaitu Butak Petarangan (Timbang) dan G. Prau. Keduanya termasuk dalam komplek pegunungan Dieng. Komplek tersebut meliputi tiga wilayah Kabupaten, yakni Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan.