Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang berupa stratigrafi, struktur geologi serta penyebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi, dari data tersebut dapat diharapkan juga untuk melihat potensi ladang panas bumi yang mungkin dapat di manfaatkan sebagai sumber energi bukan minyak.
Salah satu hasil sampingan (sekunder) letusan G. Ga-lunggung ialah lahar. Lahar yang dimaksud ialah hasil transportasi bahan-bahan yang berasal dari endapan awan-panas (ladu), endapan jatuhan (air-fall deposits) dan ba-han yang ada sebelumnya, seperti bongkah andesit lepas, kayu dsb, diangkut oleh air hujan atau air permukaan dalam bentuk arus pekat ketempat yang lebih rendah atau menye-leweng …
Baru sedikit contoh bahan letusan G. Galunggung yang diperiksa dan terutama hanya susunan mineralnya, sehingga tulisan ini dibuat dengan mengambil banyak bahan sekunder yang berasal dari hasil penelitian Baak (1948, 1949) ngenai penyebaran abu vulkanik, susunan mineral dan kimianya, selain dari buku-buku dan catatan-catatan dalam surat kabar Kompas.
Sejak tahun 1822 G. Galunggung riwayatnya baru dapat tercatat agak jelas kegiatannya, karena ada letusan besar pada tahun tersebut dengan mengelu-arkan awan panas dan aliran lahar, hingga menimbulkan korban jiwa sebanyak 4011 orang. Kejadian tersebut adalah 160 tahun yang lampau, dimana dapat diperkirakan bahwa penghuni di sekitar gunung tersebut masih termasuk ja-rang sekali, tetapi telah jatu…
Pada uraian berikut akan dibahas sifat gelombang tremor vul-kanik secara semi-kwantitatif untuk mengetahui hubungan antara sebab, proses dan pengamatannya. Cara semi-kwantitatif dipilih supaya permasalahan tidak menjadi kompleks dan terlalu matematis.
Maksud penugasan tersebut, untuk melakukan survei (pemer saan) lahar di K. Woro, K. Gendol/Opak, K. Kuning dan K. Boyon Code. Ke-empat sungai tersebut pemeriksaannya dari jalan raya Yogyakarta Solo (Jateng).
Pegunungan Salak di Jawa Barat terdiri dari dua pegunungan yang kokoh, yakni gunungapi Salak, dan suatu kelompok gunung api, pada mana mereka berhubungan di sebelah selaten dari G. Salak dan dari sini terpisah oleh suatu sadel.
Dalam Juni 1982 Feta Daerah Bahaya G. Galunggung (A. D. Wirasaputra dan S. Wikartadipura, 1971) ditinjau kembali serta dilengkapi. Seperti la zim dilakukan pembuatan peta didasarkan atas morfologi, topografi dan kerusakan akibat letusan sebagaimana tercatat dalam sejarah.
Pemetaan geologi gunungapi Sundoro merupakan salah satu kegiat an Bagian Proyek Seksi Pemetaan Geologi Gunungapi, Direktorat. vulkanologi tahun 82-83. Pemetaan direncanakan memakan waktu selama 2 bulan, yang terbagi kedalam dua tahap. Tahap pertama telah berlangsung dari tanggal 19 Juni s/d 19 Juli 1982 dengan personalia R. Sukhyar, Danny Aswin, Saetojo, Nana Sulaksana dan S. Dirąsutisna. A.C.…
Selama tiga hari, mulai 8-10 Juni 1982 kami mengadakan pengenalan lapangan di daerah gunungani. Sebagai objeknya di-ambil G. Tangkubanperahu mengingat lokasi tidak jauh dari Bandung dan dapat dicapai dengan kendaraan kurang dari satu jam dari Bandung kearah utara