Gunung Gede (2958 m dpl.) termasuk gunungapi tipe A yang berbentuk strato, mempunyai beberapa kawah di puncaknya yaitu; Kawah Gumuruh, Gedeh, Sela, Ratu,Lanang, wadon dan kawah baru. Gunungapi ini membentuk gunungapi kembar dengan G. Pangrango (3019 m dpl.) yang lebih tua telah padam (Neuman Van Padang, 1951).
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah-daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya.
Dalam tahun anggaran 1998/1999 Direktorat Vulkanologi Sub. Dit. Pemetaan Geologi Gunung api, Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi foto gunung api Ruang yang dilaksanakan oleh Deddy Suhadi dari staf Seksi Penginderaan Jauh dan Rosgandika Mulyana dari Seksi Pemetaan Geologi.
Maksud dari pemetaan geologi gunungapi lereboleng ini untuk menunjang Pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi Pemetaan Geologi Gunungapi, Sub. Dit. Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada tahun anggaran 1998/1999 dengan cara melakukan Pemetaan Geologi Gunungapi Lereboleng mencakup morfologi, struktur geologi, stratigrafi serta evolusinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian yang mencakup; Geomorfologi, struktur geologi dan stratigrafinya sehingga dapat diketahui sejarah/evolusi pembentukan Gunungapi Egon tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjang untuk penelitian selanjutnya terutama dalam pemetaan geologi, pemetaan daearah bahaya dan disiplin ilmu lainnya.
Pada tanggal 25 Oktober 1988 sampai dengan 18 Nopember 1988, Sdr. Effendi, Sdr. M. SL. Tobing, Sdr. Nanang Rahardjo dan penulis dengan SPD No. 1359/P/88 melakukan Pengukuran Deformasi Ulang ke Gunung Galunggung, disertai Ka di Topografi dan Pengukuran Deformasi.
Maksud dari penelitian ini adalah sebagai realisasi dari hasil pemetaan geologi foto dan pemeriksaan lapangan daerah Gunungapi Tambora dan sekitarnya, Kabupaten Dompu dan Bima, Prov NTB, sebagai pelaksanaan proyek Pengawasan/Pengamatan dan Pemetaan Gunungapi oleh staff Seksi Penginderaan Jauh, Subdit pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1995 - 1996.
Maksud dari penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan data geologi yang meliputi geomorfologi, stratigrafi beserta penyebaran batuan hasil letusan gunungapi, dan struktur geologi yang terdapat di daerah tersebut. Adapun tujuan dari penyelidikan ini adalah untuk mengetahui susunan stratigrafi berdasarkan umur kejadiannya yang dimanifestasikan dalam bentuk peta geologi gunungapi yang diharapkan …
Salah satu kegiatan Seksi Penginderaan Jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi, Dit. Vulkanologi dalam PELITA V tahun anggaran 1991/1992 adalah melakukan penafsiran potret udara serta pengecekan lapangan daerah G. Iya dan sekitarnya, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penafsiran ini dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang kondisi geologi di daerah tersebut, terutama m…