Gunung api Karangetang terletak diujung P Siau Kabupaten Sangir Talaud, Sulawesi Utara. Ketinggian puncaknya 1784 m. Kawahnya berupa deretan kawah sepanjang jarak seluruhnya 500 m yang berada dipuncaknya. Gunung api ini termasuk tipe A. Kegiatan gunung api ini tercatat tahun 1675. Sejak tahun 1675, tercatat paling tidak 40 kejadian letusan. Letusan gunung api Karangetang terakhir yang membawa k…
G. Api Tambora terletak di pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Tubuhnya menempati hampir seluruh semenanjung Sanggar. G. Api ini termasuk gunungapi tipe A. Erupsi yang terkenal terjadi tahun 1815 yang mengakibatkan korban tewas sejumlah 92.000 orang, dimana 10.000 orang meninggal akibat langsung dari letusan dan selebihnya karena penyakit dan kelaparan selama bencana berlangsung.
The main poducts of the gigantic Tambora Volcano (Sumbawa island, Indonesia) eruption were geologically pyroclastic deposits containing 67.5 cubic kilometers in magmatic material volume. The eruption had a counted release energy of 8.4 x 10 (26) erg causing 92,000 people killed. At Tambora area, the deposits are dominated by pyoclastic flow comparing to the pyroclatic airfall deposits with the …
Perbedaan rona baik pada citra satelit maupun foto udara antara lereng barat dan lereng timur sampai selatan Gunung Tambora serta laporan peneliti sebelumnya yang menyebutkan adanya hutan lebat di bagian lereng sebelah barat hanya empat tahun setelah letusan (1819), pada awalnya menimbulkan asumsi bahwa material hasil erupsi yang terjadi pada tahun 1815 terutama aliran piroklastika diletuskan d…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Tambora"berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun " Data Pengamatan Tidak Langsung" (interpretasi Foto Udara, Citra Landsat, dan SPOT IMAGE") serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium" (petrografi, analisis kimia, pentarikhan umur absolut dengan metoda K/Ar, Ar/Ar …
Laporan ini merupakan realisasi hasil pemetaan geologi G.Ebulobo yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan Proyek Pengawasan/Pengamatan dan Pemetaan Gunungapi oleh Staf Seksi Pemetaan Geologi Gunungapi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi pada tahun anggaran 1995/1996.
Pada tahun anggaran 1993/1994 Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Geologi Gunungapi telah melaksanakan pemetaan geologi G.Burni Telong yang menggunakan peta berskala 1 : 50.000. Tim pemeta terdiri dari 4 orang yaitu Deddy Suhadi, Waziel Effendi, Wawan Irawan dan M.N.Kartadinata. Waktu yang digunakan selama pemetaan ini kurang lebih 1 bulan, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Oktober…
Pemetaan geologi G. Cikuray dilakukan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Cikuray" berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun "Data Pengamatan Tidak Langsung" serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium".
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tatanan geologi daerah penelitian sehingga dapat diketahui evolusi pembentukan kompleks Gunungapi Merbabu secara geologi, dengan menggunakan berbagai data yang menunjang berupa pengamatan geologi langsung (lapangan), data pengamatan tak langsung (analisis foto udara), serta ditunjang dengan analisis laboratorium dan studio.
Pada PELITA VI, tahun anggaran 1997/1998, telah direalisasikan salah satu kegiatan pemetaan di dalam proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api yaitu pemetaan geologi Gunung Api Ambang yang terletak di Kecamatan Modoinding dan Kecamatan Modayag, Kabupaten DT> II Bolaang Mongondow Sulawesi Utara.