Gunungapi Sirung merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian selatan pulau Pantar, di bagian timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini bertipe strato dengan kaldera berdanau. Dari sejarah aktivitasnya, sifat dari tiap erupsi G. Sirung hampir sama yaitu berupa erupsi erupsi freatik yang menghasilkan abu, lumpur dan batu (bom-bom vulkanik).
Dalam catatan sejarah, erupsi pertama G. Ile Werung diketahui pada tahun 1870 dan terakhir pada tahun 2013. Dalam interval 1870 sampai dengan 1951, erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1870, 1910, 1948, 1949, 1950,1951 dan 1952 dengan pusat erupsinya di kawah Ille Adowajo dan kawah Ile Werung. Kemudian dalam interval 1973 sampai 2013 erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1973, 1974, 1976, 1983, 1993, 19…
Gunungapi Ili Lewotolok merupakan gunungapi tipe strato yang aktivitasnya tercatat sejak tahun 1660 dimana letusan terakhir tercatat terjadi pada tahun 1920 (van Padang, 1951) dan letusan yang dianggap merusak daerah sekitarnya adalah letusan yang terjadi di kawah pusat pada bulan Oktober 1851 (van Padang, 1951). Setelah letusan tersebut muncul kawah baru (K2) dan tembusan-tembusan solfatara di…
Gunung Ile boleng merupakan gunungapi aktif tipe A yang terletak di bagian tenggara pulau Adonara, Kabupaten flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dari data visual dan kegempaan, tingkat aktivitas G. Ile Boleng saat ini berada pada level I (Normal). Berdasarkan sejarah aktivitas vulkaniknya, dari tahun 1885 hingga 1987 G. Ile Boleng telah mengalami erupsi sebanyak 14 kali.
Gunungapi mempunyai tingkat aktivitas yang berbeda-beda, dan memiliki jarak antar erupsi dan kekuatan/intensitas erupsi yang berbeda-beda pula. Tingkat potensi ancaman/bahayanya juga berbeda-beda, tergantung pada kekuatan erupsi, jumlah penduduk, dan jarak permukiman terhadap pusat aktivitas gunungapi. Oleh karenanya perlu klasifikasi prioritas pemantauan pada masing-masing gunungapi.
Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan salah satu gunungapi aktif tipe-A di Indonesia. Gunungapi ini terdapat di Pulau Palue, Flores, tumbuh di antara tectonic setting Flores Thrust dan Weber Thrust. Sejarah erupsi G. Rokantenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan abu, aliran lava, dan aliran awan panas/pirokalsti. Lontaran material seperti abu, pasir, lapili dan bom-bom vulkani, …
Informasi tentang kemunculan asap dari dalam Gua Karombo Wera pertama kali tedengar dari masyarakat Desa Sangiang pada tanggal 9 Februari 2012. Kemudian pada tanggal 13 Februari 2012 seorang petani melihat secara langsung asap putih tebal cukup tinggi keluar dari lubang gua tersebut disertai suara gemuruh. Asap menyebar terbawa angin ke kebun disekitarnya. Bau asap menyengat seperti sulfur dan …
Gunungapi Tambora merupakan gunungapi aktif Tipe A yang terdapat di bagianutara P. Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Letusan dahsyrat (paroksimal) G. Tambora pernah terjadi pada tanggal 10-12 April 1815 hingga menyisakan morfologi strato terpancung seperti sekarang ini dengan puncak tertinggi 2851 mdpl dan membentuk sebuah kaldera berdiamteri 6x7 km.
Danau Batur menempati bagian timur dan tenggara Kaki G. Batur pada zona di antara Kaldera I dan II. Bentuknya menyerupai bulan sabit dengan panjang lk. 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, keliling lk. 22 km dan luas lk, 16 km2. Tinggi permukaan danau 1031 meter diatas permukaan laut. Visual Kaldera dan Danau Batur sangat indah, ini menjadi daya tarik sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Gunungapi Dieng merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strarto dengan lapangan solfatara dan fumarola serta banyak kawah (cone). Secara geologis, Pegunungan Dieng merupakan daerah yang banyak terdapat patahan atau sesar. Struktur runtuhan kompleks Dieng pada akhir Pleistocene menghasilkan rekahan (Fault) yang luas.