Karakter erupsi Gunungapi Inelika bersifat eksplosif atau efusif, letusan biasanya tidak berlangsung lama. Catatan sejarah letusan awalnya diketahui pada tahun 1905 dan baru terjadi letusan kembali pada tahun 2001. Pada tahun 1905 terjadi letusan eksplosif yang berlangsung selama 5 jam, letusan tersebut bersifat semi magmatik dengan material vulkanik melanda ke daerah timur laut.
Gunungapi Sirung merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian selatan pulau Pantar, di bagian timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini bertipe strato dengan kaldera berdanau. Dari sejarah aktivitasnya, sifat dari tiap erupsi G. Sirung hampir sama yaitu berupa erupsi erupsi freatik yang menghasilkan abu, lumpur dan batu (bom-bom vulkanik).
Dalam catatan sejarah, erupsi pertama G. Ile Werung diketahui pada tahun 1870 dan terakhir pada tahun 2013. Dalam interval 1870 sampai dengan 1951, erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1870, 1910, 1948, 1949, 1950,1951 dan 1952 dengan pusat erupsinya di kawah Ille Adowajo dan kawah Ile Werung. Kemudian dalam interval 1973 sampai 2013 erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1973, 1974, 1976, 1983, 1993, 19…
Gunungapi Ili Lewotolok merupakan gunungapi tipe strato yang aktivitasnya tercatat sejak tahun 1660 dimana letusan terakhir tercatat terjadi pada tahun 1920 (van Padang, 1951) dan letusan yang dianggap merusak daerah sekitarnya adalah letusan yang terjadi di kawah pusat pada bulan Oktober 1851 (van Padang, 1951). Setelah letusan tersebut muncul kawah baru (K2) dan tembusan-tembusan solfatara di…
G. Sumbing merupakan gunungapi bertipe strato terletak di wilayah Kabupaten Sarko, (Sorolangun Bangko), Propinsi Jambi. G. Sumbing termasuk gunungapi aktif tipe A mempunyai ketinggian lk. 2508 m di atas muka laut. Di sebelah timurnya terdapat G. Hulu Nilo dengan ketinggian Ik 2469 m di atas muka laut. Posisi geografi puncak G. Sumbing adalah 2°25' Lintang Utara dan 101°44' Bujur Timur.