Pemetaan geologi foto di daerah G. Inelika bertujuan untuk menentukan gambaran secara umum tentang kondisi geologi yang berkembang di daerah tersebut, terutama mengenai morfologi, stratigrafi, struktur geologi dan evolusi/sejarah geologinya, dengan harapan hasil penelitian ini dapat menunjang penelitian detail selanjutnya, terutama dalam pemetaan geologi gunungapi, pemetaan daerah bahaya gunung…
Survey gayaberat ini dilakukan dengan menggunakan sebuah gravimeter Lacoste & Romberg tipe D117. Agar nilai pengukuran memiliki suatu sistem acuan, maka dibuat suatu Stasiun Basis (BS) di Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) daerah Waipukang. Nilai gayaberat di BS ini telah diikatkan ke Jaringan Gayaberat Nasional di Bandar udara Ngurahrai Bali, yang sudah terikat pula ke jaringan internasional (IGSN…
Dalam September 1996 telah dilakukan pendakian ke kawah G. Batur untuk memperoleh data kegiatan G. Batur dari dekat. Pada pendakian tersebut dilakukan pengukuran suhu solfatara pada beberapa lokasi di puncak G. Batur. Disamping melakukan pendakian dilakukan pula pengamatan gempa. Pengolahan data gempa yang dilakukan adalah menghitung frekuensi kejadian, magnituda rata - rata, modus, energi, dan…
Dalam upaya menanggulangi pertambangan emas tanpa izin (PETI). Maka sebagai langakh awal telah diterapkan proyek pengembangan PSK,yaitu telah direalisasi kegiatan uji coba pengolahan bijih emas alluvial di lokasi Aspai, Sekonyer.
Pengumpulan data dan informasi G.Iya di lapangan dititik beratkan pada pendataan kependudukan di daerah bahaya untuk menghadapi letusan yang akan datang. Selain itu, pengumpulan data antara lain : data letusan masa lampau, jenis - jenis bahaya yang ditimbulkan oleh G. Iya, daerah - daerah yang pernah dan mungkin akan terlanda lagi, kampung - kampung di daerah bahaya, arah dan tempat pengungsian…
Pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui perkembangan akhir aktivitas gunungapi tersebut maupun perkembangan wilayah di sekitar G. Kelimutu. Pendataan yang utama adalah masalah kependudukan, terutama yang berada didalam daerah yang termasuk bahaya primer dan sekunder, lahan usaha serta jalur - jalur sebaran hasil erupsi terdahulu yang biasanya melalui lembah ataupun sungai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Tambora"berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun " Data Pengamatan Tidak Langsung" (interpretasi Foto Udara, Citra Landsat, dan SPOT IMAGE") serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium" (petrografi, analisis kimia, pentarikhan umur absolut dengan metoda K/Ar, Ar/Ar …
Dalam tahun Anggaran 1996 - 1997 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak baik, sehingga Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengematan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan perangkat seismograf. Langkah ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat normal kembali. Oleh karena itu pen…
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat disebelah utara G.Iya yang berjarak lk. 5 km, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf, yaitu 1 buah seismometer komponen vertikal model Ranger SS-1 dan rekorder model PS-2 bersistem radio telemetri (…