Dalam melakukan pemantauan kegiatan gunungapi secara terus-menerus digunakan beberapa metoda diantaranya pengamatan kegempaan dan pengamatan visual. Dalam pengamatan kegempaan sering timbul kendala berupa kerusakan pada alat pencatan gempa, sehingga datanya kurang lengkap. Selain pengamatan kegempaan, pengamatan visual juga dapat mendukung data kegiatan gunungapi berupa pemeriksaan tinggi, warn…
Berdasarkan data geologi bahwa pusat letusan G. Raung pada pra-sejarah berpindah pindah, masing masing berurutan dari G. Wates, G. Pajuaran, G.Pajungan dan G. Raung. Di periode kegiatan G.Pajungan, pernah terjadi suatu letusan besar, disertai dengan longsoroan besar yang melanda bagian lereng barat G. Raung (Sutawidjaja dkk., 1987).
Selama penelitian dilakukan pada Mei 2001, Secara visual G.Tangkubanparahu tidak menunjukkan perubahan kegiatan vulkanik yang berarti bila dibandingkan dengan penelitian tahun 2000. Secara administratif gunungapi tangkuban parahu termasuk ke dalam kabupaten subang di bagian utara dan kabupaten bandung di bagian selatan, provinsi Jawa Barat.
G. Galunggung termasuk kedalam wilayah kabupaten Tasikmalaya, propinsi Jawa Barat. Tinggi puncak G. Galunggung 2168 m diatas permukaan laut. Antara tahun 1800 sampai tahun 2000 gunung ini sudah mengalami letusan besar beberapa kali, yaitu tahun-tahun 1842, 1853, 1896, 1920, 1924, dan terakhir tahun 1982-1983.
Gunungapi Patuha merupakan salah satu gunungapi aktif tipe B yang terletak pada suatu deretan gunungapi aktif yang mengelilingi cekungan Bendung, diaantaranya G. Tangkuban Parahu, G. Burangrang, G. Cakrabuana, G. Guntur. Produk G. Patuha menutupi endapan vulkanik Tua (marine deposit) berumur Neogen pada daerah G. Galu dan Ciwidey.
Gunungapi Gede letaknya berdekatan dengan G. Pangrango yang membentuk suatu gunungapi kembar, dan merupakan gunungapi tipe A. Gunungapi ini terletak di tiga wilayah kabupaten, yitu bogor, cianjur dan sukabumi dengan ketinggian 2958 m dml. Tubuh gunungapi yang digolongkan dalam gunungapi lapis atau strato ini dibentuk oleh rempah hasil erupsi eksplosif maupun efusif berupa bom vulkanik, lapili, …
Gunungapi salak dan sekitarnya berada di Kab. Sukabumi-Jawa Barat, terdapat pada ketinggian kira kira 2.211 m dpl. Survei yang dilakukan di daerah ini adalah inventarisasi potensi bahan galian di kawasan G. Salak dan sekitarnya untuk mengetahui sejauh mana bahan galian yang ada serta sejauh mana cadangan bahan galian yang dapat diasumsikan sebagai komoditas komersial untuk menyokong pembangunan…
G. Guntur merupakan salah satu gunungapi aktif termuda yang ada di dalam kompleks G.Guntur. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1847 berupa letusan efusif yang menghasilkan lava, dan sampai saat ini kegiatan letusan tersebut tidk/ belum terjadi lagi, yang ada berupa solfatara/fumarola. Sejak letusan terakhir hingga sekarang gunungapi ini telah beristirahat selama 154 tahun, dan selama waktu ter…
G. Ciremai (3078) adalah gunungapi strato, termasuk kedalam zona Bogor Utara bagian Timur dimana terdapat struktur sesar berarah utara, sesar tersebut dikenal sebagai "Anjak Baribis" atau baribis thrust. Batuan yang mendasari komplek G. Ciremai adalah batuan sedimen tersier yang dapat dijumpai sebelah barat, utara dan timur G. Ciremai.
Gunungapi Ungaran merupakan gunungapi strato bertipe C, terletak di wilayah kabupaten Semarang, kendal dan temanggung, provinsi Jawa Tengah. Gunungapi ini mempunyai lebih dari satu puncak engan titik tertinggi terletak di G. Botak (2500 m dpl). Puncak G. Ungaran sendiri berada pada ketinggian 2027 m dpl.