G.Guntur dimonitor oleh Direktorat Vulkanologi (DV) secara terus menerus sejak Pos Pengamatan Gunungapi (Pos PGA) Guntur didirikan tahun 1985 di Desa Sirnajaya Kecamatan Tarogong Kabupaten Garut, Jabar.
Pemetaan Zona Risiko Gunungapi Galunggung bertujuan untuk melakukan pengecekan/penelitian tingkat bahaya/risiko secara kwalitatif. Pengecekan lapangan dilakukan terutama mengenai batas - batas zonasi bahaya, pola sebaran aliran piroklastik serta lahar, pemanfaatan lahan dan perhitungan jumlah penduduk setiap pemukiman serta pengumpulan data - data lapangan yang berkaitan dengan faktor sosial ek…
Penyelidikan deformasi G. Semeru dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang adanya suatu aktivitas suatu gunungapi yang menimbulkan perubahan bentuk tubuh gunungapi dan perkembangan deformasinya juga untuk melengkapi titik - titik ukur yang telah ada sebelumnya di Argosuko agar pemantauan menjadi lebih efisien.
Pemetaan geologi foto daerah G. Iyang-Argopuro dan sekitarnya dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang keadaan geologi yang berkembang di daerah tersebut, terutama mengenai morfologi, stratigrafi, struktur geologi dan evolusi maupun sejarah geologinya.
Pemetaan zona risiko bahaya G.Kelut dimaksudkan untuk memberikan layanan informasi kepada Pemerintah Daerah setempat dan masyarakat umum tentang tingkatan risiko yang timbul sebagai akibat bahaya G.Kelut dan pengembangan pembangunan di kawasan gunungapi ini.
Dilakukan hubungan emisi gas SO2 dalam plume vulkanik dengan tingkat aktivitas Gunung Merapi. Sejak September 1974, emisi gas SO2 dalam plume vulkanik cukup rendah yaitu sekitar 50 ton/hari (dari hasil SO2 smoothing) dan emisi SO2 menunjukkan peningkatan sehari setelah terjadinya awan panas guguran.
Awan panas letusan - letusan G. Semeru tanggal 3 Februari 1994 terjadi kearah selatan yaitu 11,5 km dan mengendap disepanjang sungai B.Kobokan dengan jumlah endapan kurang lebih 4,6 juta m3 dan 9 km kearah jalur sungai B. Kembar dengan jumlah endapan 1,7 juta m3.
Penyelidikan dilakukan terpadu mekanisme G.Merapi untuk memantau, mengamati, dan penanggulangan aktivitas G.Merapi dan sekaligus berfungsi sebagai Laboratorium Alam Gunungapi Direktorat Vulkanologi. Penyelidikan terpadu G. Merapi meliputi kelompok kerja kimia/cospec; seismik/magnet; deformasi/visual, dan kelompok kerja geologi/laharan.