Gunung Lokon (1580 m dpl) merupakan salah satu gunung api aktif yang terletak di wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis berada pada posisi 1° 21' 30" Lintang Utara dan 124° 47' 30" Bujur Timur (Gambar 1). Di sebelah utaranya terdapat sebuah gunung yang disebut Gunung Empung (1340 m dpl). Pusat kegiatan Gunung Lokon terletak pada lereng bagian utara Gunung terseb…
Gunung Ambang dengan ketinggian 1795 dari permukaan laut, merupakan salah satu gunung api aktif di Minahasa. G. Ambang terletak di kecamatan Modayak dan Modoinding, Daerah Tingkat II Bolaangmongondow Provinsi Sulawesi Utara dengan posisi 0°44'30" Lintang Utara dan 124°24'30" Bujur Timur (gambar1).
G. Karangetang atau dikenal G. Api Siau merupakan salah satu gunung api paling aktif di daerah Sulawesi Utara. Gunung api ini terletak pada Busur Kepulauan Sangir Talaud, Kabupaten Sangir, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografis puncak G. Karangetang terletak pada posisi 02°47" Lintang Utara dan 125°29" Bujur Timur, dengan ketinggian Ik.1784.m di atas muka laut. Posisi G. Karangetang ini te…
G. Ambang di Sulawesi Utara (Gb.1) merupakan salah satu gunung api aktif di Minahasa yang terletak pada lembah terban tektonik Limboto (Akbar, 1992). Ketinggian puncaknya mencapai 1795 m. Menurut Van Padang (1951) tubuh G. Ambang terbentuk oleh erupsi lava dan diketahui erupsi magmatik pertama telah berlangsung 240.000 tahun yang lalu dan yang kedua 35000 tahun yang lalu. Adapun kegiatan saat i…
G. Tangkoko yang bertipe strato sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan-bangunan ataupun pemotretan bangunan-bangunan penting yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Semua…
Dalam usaha menyadarkan penduduk mengenai bencana, khususnya mereka yang bermukim disekitar G. Lokon dan G. Mahawu Kabupaten Minahasa- Sulawesi Utara, perlu dilakukan penyuluhan mengenai bencana yang mungkin ditimbulkan oleh letusan gunung api di Wilayah tersebut, selain itu di informasikan pula manfaatnya. Penyuluhan yang diberikan kali ini, bukanlah yang pertama, mungkin penyuluhan yang ke se…
Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ambang. Posisi Geografi Gunung api tipe A ini, terletak pada 0° 44' 30" LU dan 1…
G. Ruang merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang tercatat terakhir kegiatannya pada tahun 1949. Gunung api bertipe strato ini berada pada posisi geografi 217° LU dan 12,5° BT, masuk dalam wilayah Kabupaten Sangir Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan pulau gunung api seluas 5 x 4 km, tinggi 714 m di atas muka laut. Kegiatannya yang terakhir menyisakan lidah kubah lava di …
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar.
Berdasarkan berita bulan Januari 1996 bahwa G. Sakora di P. Una-una meletus (berita kawat terlampir) pada bula Februari 1996, Seksi Pengamatan Gunung api Sulawesi dan Maluku mengirimkan petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan, ternyata berita tersebut tidak benar. Berita tersebut sesungguhnya bermula dari ketidaktahuan penduduk tentang gunung api. Seorang penduduk melihat asap di puncak …