Secara geografis gunungapi Merapi (2968 m) termasuk ke dalam wilayah kabupaten Magelang, Klaten, Boyolali, dan Sleman, propinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung Merapi merupakan gunungapi tipe A paling aktif di Indonesia. Gunungapi ini mempunyai tipe strato dengan kubah lava di daerah puncaknya serta mempunyai dua lapangan solfatara yaitu Gendol dan Woro.
Aktivitas Pegunungan Dieng mempunyai sejarah yang panjang. Berdasarkan stratigrafinya perkembangan vulkanise G. Dieng dibagi menjadi tiga episode kegiatan vulkanisme (Sukhyar, 1994). Dari ke tiga episode kegiata vulkanisme tersebut pada saat ini telah terbentuk banyak kawah (cone) serta lapangan solfatara dan fumarola di area komplek G. Dieng.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Gunungapi Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul diatas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalamtiga satuan morfologi, yaitu Pegunungan Tengger, Gunungapi Jambangan dan Gunungapi Semeru.
Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunungapi yang menjadi tujuan wisata yang sangat popular dan primadona di Jawa Barat. Kawahnya yang mengambil tempat di ketinggian 1830 m dpl dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Dari sisi kegunungapian, kawah adalah pusat bencana. Disisi lain, kawah di Tangkuban Parahu adalah panorama yang indah dan menark untuk dikunjungi.
Gunungapi Semeru, Bromo dan Lamongan merupakan tiga gunungapi aktif di Indonesia, secara Geografis posisinya saling berdekatan dan memungkinkan untuk dipantau dari suatu tempat yaitu dari Pos PGA G. Semeru di Gunung Sawur. Aktivitas dari ketiga gunungapi ini cukup tinggi, Semeru yang selalu mengeluarkan letusan asap dan guguran serta Awan Panas seperti yang terakhir terjadi tahun 2003 dengan ja…
G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato di wilayah Jawa Barat, nama lainnya Careme, Cerme atau Ceremai yang mempunyai 3 kawah di puncaknya. Puncak gunungapi ini terletak pada ketinggian 3078 m dpl., atay 2578 m i atas dataran Kuningan. Secara administratif termasuk daerah Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.
Gunung Salak secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Bogor, hingga saat ini masih aktif mengeluarkan asap solfatara dan bualan-bualan air panas, hingga saat ini masih aktif mengeluarkan asap solfatara dan bualan-bualan air panas. Gunung ini termasuk tipe A sehingga akan selalu dipantai aktivitasnya baik ativitas kawah maupun kegempaannya.
Keberadaan sebuah gunungapi di suatu wilayah membawa dua hal yang saling berlawanan. Keberadaannya bisa menguntungkan karena mendukung perekonomian penduduk sekitarnya baik dari bidang pertanian ataupun pariwisata. Tetapi dari sisi lain gunungapi juga menyimpan bahaya yang dapat merusak kehidupan.
G. Merapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia dengan periode waktu antar erupsi berkisaran antara 2 - 4 tahun. Erupsi terakhir terjadi pada bulan Juni 2006. Sebelum terjadi erupsi telah dilakukan pengukuran deformasi dengan GPS pada bulan Juni 2006. Dari penyelidikan tersebut diketahui bahwa antara bulan September 2005 - Maret 2006 terjadi 'displacement' beberapa titik ukur…
Kegiatan penyelidikan di lakukan dalam rangka melakukan evaluasi dan untuk mengetahui perkembangan aktivitas setelah terjadinya letusan G. Merapi 14 Juni 2006. Seperti telah diketahui, berbagai penyelidikan telah dilakukan sebelum, saat dan sesudah peningkatan aktivitas G. Merapi tersebut. Kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan antara lain dari aspek geologi dan geokimia.