Tujuan Penyelidikan Kimia gas dan air terhadap suatu gunungapi adalah mengumpulkan data kimia gas dan air yang diharapkan melalui pengumpulan data secara periodik dapat membantu data - data dari disiplin ilmu lain dalam membuat prakiraan tingkat kegiatan suatu gunungapi.
G.Lewotobi Laki - laki dan Perempuan adalah gunungapi aktif di Flores, secara administratif terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flors Timur, NTT. Dalam usaha memantau kegiatan G.Lewotobi dan upaya penanggulangan bahaya akibat kegiatannya, maka pada tahun anggaran 1986/1987 telah dibangun sebuah Pos Pengamatan di Kp. Bawalatang, Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, sebelah barat punc…
Pos Pengamatan G.Rinjani dibangun pada tahun Anggaran 1993 - 1994, berfungsi sebagai Pos Pengamatan sejak Tgl. 27 Mei 1994, dengan dilengkapi 1 (satu) komponen seismograf PS-2 bersistem kabel. Lokasi Pos Pengamatan termasuk wilayah Desa Sembalun Lawang, Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur.
G.Agung terletak di Wilayah Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, adalah gunungapi aktif yang tertinggi di P.Bali. Pengamatan terhadap tingkah laku gunung tersebut, dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling, dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim…
Dalam tahun anggaran 1991/1992 Direktorat Vulkanologi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan survey dan penafsiran potret udara (komplek) Gn. Kelimutu, Flores Tengah, NTT berdasarkan pada hasil penafsiran potret udara. Maksud dari survey dan penafsiran potret udara ini untuk mengetahui jenis serta sebaran batuan yang membentuk gunungapi ini, sehingga dapat disus…
G. Batur terletak dibagian dalam Kaldera Batur, di dalam Kaldera juga terdapat sebuah danau yang terletak disebelah Timur-Tenggara dari puncak G.Batur. Tinnggi puncak G.Batur 1717 m di atas muka laut. Untuk memantau kegiatan G. Batur saat sekarang maupun yang akan datang, telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang dilengkapi dengan satu unit seismograf, yang dioperasikan oleh 2 orang petugas.
Secara visual peningkatan kegiatan G.Lewotobi laki - laki sejak th. 1990 diawali dengan hembusan asap kawah setinggi lk. 200 m di atas puncak yang teramati pada akhir Januari 1990. Kemudian letusan terjadi pada tanggal 17, 18 Februari, 2 dan 3 April 1990. Letusan abu terjadi lagi pada 11 Mei 1991, dan berlanjut samapi dengan 26 Oktober 1991. Setelah istirahat 275 hari, G.Lewotobi Laki - laki me…
Pengamatan gempa G.Rokatenda menggunakan seismograf telemetri model PS-2. Sub sistem pemancaranny yaitu seismometer, amplifier, vco, serta radio pancar berada di G.Rokatenda Pulau Palue, Kab. Sika lokasinya di Kp. Ona (lk. 2 km dari puncak), sedangkan subsistem penerima yaitu radio penerima, diskriminator dan rekorder berada di Pos Pengamatan, Kp. Ropa, di P.Flores, Kab. Ende.
Pengamatan terhadap tingkah laku G.Agung dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim telemetry jenis Kinemetrick PS-2 yang terpasang sejak Mei 1988.
Setelah kejadian gempabumi terasa Mauemere 12 Desember 1992, seismograf di Pos PGA Rokatenda dan di Pos - Pos Pengamatan Gunungapi lainnya di Kabupaten Flores Timur, seperti di Kelimutu, Leroboleng. Lewotobi dan Iya mengalami kerusakan. Dampak gempa bumi Maumere 12 Desember 1992, terhadap kegiatan gunungapi di Flores Timur khususnya G.Rokatenda tidak teramati, tetapi dari data gempabumi lokal a…