Maksud pengukuran suhu danau kawah Kelut adalah untuk mengetahui penyebaran panas di danau secara keseluruhan (di muka danau, di dasar danau dan di daerah batang tubuh), dan langkah berikutnya untuk menetapkan tempat-tempat pengukuran suhu di dasar danau untuk kemudian hari dilakukan secara teratur setiap bulan.
Laporan hasil pengukuran kubah lava yang tersisa setelah longsoran yang terjadi pada tanggal 21 sampai dengan akan dimulainya pengukuran (27 Agustus 1978)
Dalam rangka penelitian batuan gunungapi purba G. Huria, penulis diberi tugas untuk mendampingi dua orang tenaga ahli. Mereka ialah maha- guru Universitas Padjadjaran dan I.T.B., yaitu Dr. M. Koesmono dan Prof. Dr. S. Sartono.
FIHAK PERTAMA telah menyerahkan kepada FIHAK KEDUA dan FIHAK KE- DUA telah menerima dengan baik penyerahan dari FIHAK PERTAMA : Satu perangkat Alat Pengukur Suhu Jarak Jauh dengan sistim yang terkuasai di laboratorium dan telah diuji bekerjanya dengan baik di medan/lapangan. Alat tersebut dilengkapi dengan laporan-laporan penelitian se cara cermat dan terpercaya beserta pengolahan data-data yan…
I. Pemetaan topografi K. Besukcukit dan Glidik dalam akhir bulan Agustus - Akhir September 1978. Hasil pemetaan topografi tersebut yang terancam bahaya banjir, penyelewengan/peluapan dan lengseran tebing dinding sungai ialah :Wadasbang, Gisikan, Tamansari, Pasirejo/Wareng, Tegalrejo, Lebak-supit, Lebakharjo, Kendanglombok, Kondangkutuk, Kp. Licin. Penduduk yang bertempat tinggal di kampung kamp…
Pekerjaan pertama adalah memeriksa keadaan sekitar muka terowongan Lahar Badak (Outlet) tgl. 6 Mei 1978. Waktu pemeriksaan jam 09.35. Cuaca agak mendung, suhu udara 28°C, suhu air 33°C. Warna air jernih, tercium bau busuk disekitar tempat ini. Suara air di "outlet" sangat keras. Sayap (tembok) sebelah selatan roboh, tergeletak dibawah "outlet", dan banyak potongan batang batang kayu dan bambu…
Berdasarkan Memo Dinas Kepala Bagian Proyek Pengawasan Gunungapi No. 159/WSP/01/76, tanggal 15 Desember 1976, yang ditujukan kepada Ke pala Proyak Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi, dan dengan dikeluarkan- nya Memo Dinas Kepala Proyek Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi No.423/ 2SDV/45/76, tanggal 15 Desember 1976, dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 5516/3/1976, tanggal 15 Desember 1976, …
Untuk melengkapi kebutuhan data kordinat dan tinggi diatas muka laut di Pos pengawasan G. Semeru (G. Sawur dan Tawonsongo), telah dilakukan pengukuran untuk hal tersebut.
Pada tanggal 7 Januari 1977 diketahui terdapat empat pilar yang telah dibagun di puncak merapi. Penugasan kali ini ilah melaksanakan pengukurannya. Pengukuran dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari cuaca buruk
Pada tanggal 8 Juni 1978 terjadi banjir lahar. maka dari itu dilakukan survei pada tanggal 29 Juni 1978 dari jembatan S. Krasak di Salam ke bawah sampai Banaran