Pada akhir bulan Februari 1965 didpat berita dari seketeratis Menko Kesejahteraan, drs. Sudarsono, tentnag rencana perjalanan J.M. Menteri Sosial ke daerah Jawa Timur pada tgl 22 Maret 1965. Didalam acara termasuk a.l. peninjauan-peninjauan ke G. Kelut dan G. Semeru
Skripsi utama ini disusun berdasarkan hasil pengamatan dilapangan yang penulis lakukan sendiri dari tanggal 24 Agustus s/d 19 Oktober 1964. Skirpsi mana harus dibuat dalam semester ke VI, kurikulum akademi geologi dan pertambangan, dan merupakan salah satu syarat untuk mengikuti ujian terakhir pada akademi geologi dan pertambangan di Bandung.
G. Semeru sampai saat ini masih terus berkeja aktif sehingga membahayakan penduduk yang bertempat tinggal disekitarnya. Dalam hal ini bahaya G. Semeru dibagi dalam dua macam: a. Bahaya Primer (langsung); yakni bahaya letusan (erupsi) dan awan panas (nuee ardente) b. Bahaya sekunder (tidak langsung); yakni bahaya yang timbul sesudah terjadinya letusan, yaitu banjir lahar yang mengangkut bahan-…
Skripsi ini ditulis beradasarkan pekerjaan lapangan disekitar daerah bahaya lahar dingin disebelah tangara dari G. Semeru. Gunung ini mempunyai tipe vulkaan dan merupakan puncak tertinggi diseluruh pulau Jawa.
Menurut surat perintah dari Tn. Dr. Ir.ter Bruggen Kepра-la Perwakilan Djawatan Pertambangan di Bandung pada tanggal 5 September 1951, maka saja (terhitung rombongan Dr.A.L.Simons) jang terdiri dari Dr.A. L., Simons, 2 orang pembantu Geoloog, 20-rang Djuru ukur, dan 1 orang Mantri Waarnemer; pada tanggal 6 September kami (Rombongan Dr. Simons) berangkat dari Bandung ke Kediri. Esok harinja tg…
By decree of the Director of Government enterprises dated 2 October 1914, 12011, to undersigned was instructed to undertake a business trip in order to carry out a closer investigation of the sulfur occurrence in the by Government decree reserved part of the Residency of Besuki, also t collect data for preparation of an eventual exploitation of the sulfur.
Pengertian sebagian besar rakyat hingga saat ini masih tetap sebagaimana pengertian beberapa puluh tahun yang lampau, apabila G. Semeru meletus tidak takut karena tidak berbahaya, terutama rakyat yang tempatnya sangat berdekatan tinggal di daerah terlarang dan daerah berbahaya, berhubung dengan telah lamanya G. semeru giat dianggap biasa.
Pada bulan Juni 1961 dari Jawatan geologi. Ururan volkanologi dilancarkan pemeriksaan kepuncak mahameru kawah Djonggring seloko dan penulis berkenan mengikuti rombongan ekspedisi yang di pimpin oleh Sdr. I. Soenarja
Pada tgl. 2 Djanuari1958 diterima berita dari Kantor Kepresidenan Priangan dengan perantaraan telpun, bahwa bupati tasikmalaya mengabarkan G. Galunggung mengeluarkan asap terkepul membubung tinggi dan mengharap pemeriksaan dari Urusan Gunung Api.
Tuan Junghuhn membahas mataair ini sbb 'sumber ini, lk 1400 kaki dml di dekat kp. Sangkanurip, bernata air langsung dekat alur Cian-par. Suhu airnya 32.4 deg R atau 105 deg F pada derajat panas cuaca 19.5 deg R atau 76 deg F dan 19.1 ^ 0 R dari air anak sungai (pk. 8 pada 19 Agustus 1837). Rasanya memualkan dan berbau gas zat air belerang. Sumber ini membual dari bongkah-bongkah puing (batu gul…