Gunung Ruang terletak di dalam gugusan kepulauan Sangihe Talaud pada posisi 2 (derajat) 17' LU, 125 (derajat) 25' BT, Tingginya 714m diatas permukaan laut. Pada bulan juli 1975 terlihat adanya perubahan suhu yang menyolok pada titik pengukuran yang diberi nama titik II. Titik ini adalah tembusan solfatar yang terletak pada ujung aliran lava 1949. Dalam sejarah letusannya disangsikan adanya korb…
Suatu bencana alam telah terjadi di P. Siau dalam bulan februari sampai april 1974. Sebenarnya gempa bumi yang menimbulkan bencana tersebut, tetapi karena terjadi pula letusan gunung api Siau (nama setempat G. Karangetang) yang disertai dengan lelehan lava, penduduk menyangka bahwa bencana berhubungan erat dengan peletusan tersebut. Penduduk mengungsi karena gempa bumi kuat terus menerus terjad…
Gunung api Soputan termasuk gunung api giat dan merupakan gunung api magmatis yang muncul diatas daratan tinggi Tondano. Sekeliling gunungapi ini terdapat jaring penghubung darat yang menghubungkan tempat-tempat seperti Kawangkoan-Amurang-Tombatu-Ratahan-Langowan-Kawangkoan (Kemmerling, halaman 127) seperti jalan-jalan keliling gunung api itu begitu juga jalan menuju puncak dapat dengan mudah k…
Gunung Ambang yang berada di wilayah kabupaten Bolaang Mongondow yang beribu negeri Kotamobagu itu berkedudukan geografisnya menurut peta yang dibikin oleh M. Koperberg tahun 1928 adalah 0 (derajat) 44'30'' lintang utara dan 124 (derajat)24'30'' bujur timur. Gunung tersebut mempunyai ketinggian 1.689 m dari atas permukaan laut. Puncak gunungnya ditandai oleh titik triangulasi P. No. 49
Jumlah gunung api di Sulawesi adalah 18 dan menurut beberapa pendapat terbagi menjadi 10-11 tipe A, 2 tipe B dan 5-6 tipe C. Gunung api tipe A yang sudah memiliki peta daerah bahaya di sekretaris adalah 9 buah, 3 buah di antaranya memerlukan peninjauan kembali, dan dua buah lagi masih harus dilakukan (G. Ambang dan gunung api submarin ke sebelah barat Sangihe
Gunung api Tokoko dan Batu Angus terletak pada sambungan garis lemah yang menghubungkan G. Klabat dan G.Dua Saudara. Gunung ini merupakan gunung api strato dan terletak didaerah terpencil sekitar kecamatan Bitung. Sifat dari gunung api ini jika meletus tidak ada tanda sebelumnya. Kegiatan terakhir mulai dari tahun 1801 dimana terbentuknya gunungapi parasiter Batu Angus dan bukit sumbat lava Pad…
Karakter erupsi Gunungapi Inelika bersifat eksplosif atau efusif, letusan biasanya tidak berlangsung lama. Catatan sejarah letusan awalnya diketahui pada tahun 1905 dan baru terjadi letusan kembali pada tahun 2001. Pada tahun 1905 terjadi letusan eksplosif yang berlangsung selama 5 jam, letusan tersebut bersifat semi magmatik dengan material vulkanik melanda ke daerah timur laut.
Gunungapi Sirung merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian selatan pulau Pantar, di bagian timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini bertipe strato dengan kaldera berdanau. Dari sejarah aktivitasnya, sifat dari tiap erupsi G. Sirung hampir sama yaitu berupa erupsi erupsi freatik yang menghasilkan abu, lumpur dan batu (bom-bom vulkanik).
Dalam catatan sejarah, erupsi pertama G. Ile Werung diketahui pada tahun 1870 dan terakhir pada tahun 2013. Dalam interval 1870 sampai dengan 1951, erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1870, 1910, 1948, 1949, 1950,1951 dan 1952 dengan pusat erupsinya di kawah Ille Adowajo dan kawah Ile Werung. Kemudian dalam interval 1973 sampai 2013 erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1973, 1974, 1976, 1983, 1993, 19…
Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-Maret 2003 dan menghasilkan lubang baru di dasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada tahun 2006, 2010 dan terakhir 2014. Kegiatan vulkanik G. Lokon saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak pada pelana yang menhubungkan puncak G.Lokon dan G. Empung