Atas catatan sejarah erupsi G. Papandayan, maka yang sangat penting dalam kegiatan gunungapi ini adalah produk letusan 1772 sebagai letusan yang menghasilkan debris apalanche. Oleh karenanya ke 4 penasihat akhli ini bersama-sama dengan tim-tim dari Pemetaan Geologi G. Api, Penanggulangan Bencana, Petrokimia bermaksud untuk menyelusurinya.
Tim penyelidikan Geokimia Gas G. Tangkubanperahu dengan tenaga pelaksana 3 orang terdiri dari Sdr. Terry Sriwana Sdr. Anang II dan penulis sendiri dibantu tenaga harian setempat (2 s/d 3 orang)
Dalam penyelidikan petrokimia di G.Kelut, Sub Tim terdiri atas Ir.M.Z. Sjarifudin (394/P/86), Rakimin IIBSc. (393/P/86), Dedu Supriadi (392/P/86) dan dibantu beberapa tenaga harian lepas setempat.
Merapi volcano is one of the most active volcanoes of Indonesia. The activity was dated back to the year 1006, when the volcano erupted violently destroying the Kingdom of Mataram and buried the Borobudur temple.
Sejalan dengan pelaksanaan rencana kegiatan Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi, Tim pengadaan Informasi dan Penyuluhan Vulkanologi dalam tahun 9, Pelita IV, dilakukan pendataan kependudukan disamping kemungkinan terjadinya perubahan akibat pemanfaatan lingkungan disekitar daerah bahaya G.Tangkubanparahu.
Since the end of the 1982 - 1983 eruption of Galunggung volcano, west Java, a large and growing lake has formed within the 1982 - 1983 crater. The volume of this lake in July 1986 is approximately 6.1 million cubic meters of water. This water is accumulating at a rate of approximately 2.6 million cubic meters per year.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pada akhir Juni 1986 bekerja sama dengan United State Geological Survey (USGS) memasang termometer dengan sistem telemetri (Telethermometer) di G. Kelut.
Dalam pelaksanaan lapangan, tim pemeta dibagi tiga sub tim, masing - masing Sub tim 9 mengerjakan lereng bagian selatan - barat laut, meliputi daerah Karangtumaritis, Arjuna, dan Cileuleuy. Sub tim II mengerjakan daerah puncak dan daerah bukaan kawah, meliputi daerah Bayongbong dan sekitarnya. Sedangkan Sub tim III mengerjakan lereng bagian selatan dan timur G.Papandayan, meliputi daerah Wonogi…
Berhubun nemamaneen Telemetri Tilting di G.Tangku- ban Parahu adalah pemasangan peralatan baru make Tim Instrumentasi berkewajiban untuk mempelajari dan mela kukan pemasangan peralatan tersebut Pemasangan neralatan Pelemetri Tilting ini dilnksa- nakan bersama-sama seorang ahli dari USGS yaitu sdr. Tomaray, juga dari Tim Pengindraan Jauh/Sub Dit Femetnan Gunungani.
Merupakan rangkaian penyelidikan petrokimia di G.Kelut yang pertama dimulai sejak 12-24 Juni 1986 dengan pelak- sana terdiri atas Ir.MZ.Sjarifudin (394/P/86), Rakimin II BSc.(393/P/86), Dedi Supriadi (392/P/86) dan yang kedua dimulai 16-30 Juli 1986 terdiri atas Ir.MZ. Sjarifudin (729/P/86) dan Achmad Sutisna (730/P/86).