Gunung Awu dengan ketinggian 1320 m dari permukaan laut adalah gunungapi tipe strato dengan danau kawah, terletak di Pulau Sangir Besar, Propensi Sulawesi Utara, Kabupaten Sangihe - Talaud. Posisi geografi 3°40' Lintang Utara, 125°30' Bujur Timur. Pulau ini dapat dicapai dengan mempergunakan Kapal laut atau pesawat terbang dari Manado. Letusan terakhir tercatat pada tanggal 12 Agustus 1966, d…
Tindak lanjut yang dilakukan dalam upaya mendeteksi tingkat kegiatan G. Colo yang meletus pada 23 Juli 1983, yaitu melakukan pengamatan seismik di P. Una-Una. Usaha ini dimaksudkan sejalan dengan pemetaan hasil bahan letusan oleh Subdit. Pemetaan Gunung api dan untuk melacak tingkah pola kegempaannya pada jarak yang lebih dekat, sehingga diharapkan diperoleh hasil yang lebih akurat. Juga pada k…
Pada 26, 27 Agustus dan 10 November 1982 gunung Soputan meletus besar, mengakibatkan hujan kerikil (lapili) dan bom besar sekeliling gunung ini, juga hujan pasir dan abu sampai di kota Manado. Kubah lava pada puncak gunung Soputan semuanya habis terlemparkan, sehingga terbentuklah kawah yang curam dan dalam. Dengan demikian jelaslah bahwa puncaknya sangat berubah sekali sehingga kawah tersebut …
Sesuai dengan rencana kerja Saksi Pemetaan Geologi, Proyek Pemetaan Geologi Endapan Gunungapi, DIrektorat Vulkanologi pada tahun anggaran 1983/1984 Triwulan ke I akan melakukan pemetaan geologi daerah Gunungapi Ciremai dan sekitarnya. Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang meliputi stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi serta sebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu …
Pemeriksaan puncak G. Tambora dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatannya saat ini, dibandingkan dengan kegiatan yang lampau. Pada pemeriksaan ini petugas menggunakan sebuah thermometer Casella London Maksimum 420°C, sebuah tustel merk Cannon 1.7. Kompas Geologi Merk TAMAYA dan beberapa lembar peta G. Tambora.
Berdasarkan SPPD. NO. 1681/P/83 penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran lokasi transducer yang dipasang sistim tripartite net di G. Boleng dan G. Kelimutu. Bersama ini penulis laporkan secara singkat hasil pengukuran tsb. Lokasi pemasangan trasducer berada di sebelah Selatan-Tenggara di sekitar Pos Pengamatan Gunungapi Kp. Harubala lk. 4-4,50 km dari G. Boleng.
Pada 1969 Gunung Iya meletus, letusannya cukup besar, sehingga merombak kawahnya yang semakin lebar dan dalam. Endapan hasil letusan pada lereng Barat tergerus aliran lahar apabila hujan turun. Dengan demikian banyak sekali perobahan topografinya. Baru tahun ini dapat dilaksanakan pemetaan topografinya. Keadaan gunungnya tak begitu tinggi (640 m dpl), hanya pendakian cukup berat.
Untuk meningkatkan tehnis perekaman gempa dan pengum-lan data yang lebih baik maka sejak bulan Agustus 1979 pesawat makanik merk Spindle & Hoyer pada Pos Pengamatan G. Iya di Tewejangga Ende telah diganti dengan pesawat Transistor Elektromaknit satu komponen. Selanjutnya untuk dapat menentukan sumber, arah dan kedalaman sebuah gempa maka pada tgl. 7 Juni 1980 sistem perekaman ditingkatkan dari …
Pada tanggal 2 Oktober 1980 dengan SFFD No 1284/P/80 dan SPPD No.1285/P/80 kami ditugaskan untuk mengadakan pemetaan puncak G. Banda Api, yang terletak diwilayah Maluku Tengah. Perlu pembaca ketahui bahwa puncak G.Banda Api belum pernah dipetakan, sedangkan peta yang ada adalah peta shets. Dengan selesainya pemetaan kami ini berarti G.Banda Api telah ada peta yang bisa digunakan untuk masa2 yan…
G. Labalekan (1486 m dml ) adalah gunungapi Tipe B di Pulau Lomblen Barat, Nusa Tenggara Timur. Pada lereng tenggara tumbuh tonjolan parasit Ili Tabulele atau Malukroko atau disebut juga Wolekroko (560 m dml). Lereng sebelah barat, baratdaya, utara, selatan, timur, dan baratlaut sangat terjal. Sedangkan sebelah tenggara agak melandai. Di daerah puncaknya terdapat 4 buah kawah bekas titik letusa…