Gunungapi Lamongan merupakan Gunungapi aktif tipe-A yang secara administratif berada di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunungapi Lamongan merupakan gunungapi muda dari Gunung Tarub, yang pertumbuhannya diawali dengan pensesaran tubuh Gunung Tarub yang berarah tenggara - barat laut. Pensesaran ini mengakibatkan bagian barat Gunung Tarub runtuh, kemudian pada bagian ini tumbuh …
Gunungapi Slamet adalah gunungapi bertipe strato dengan ketinggian 3432 m dpl. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan catatan sejarah letusan, pada umumnya letusan G. Slamet adalah letusan abu disertai lontaran sekora dan batu pijar.
Gunungapi Raung (nama lain: Rawon) merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Timur, berbentuk kerucut terpancung yang muncul di lereng barat Komplek Kaldera Ijen, dengan ketinggan puncak mencapai 3328 m dpl. Gunungapi Raung merupakan gunungapi strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung serta kawah lainnya yaitu Tegal Alun-alun dan Tegal Brungbung.
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang disebut dengan Komplek Gunung Guntur. Komplek Gunung Guntur ini terdiri atas beberapa kerucut, yaitu Gunung Masigit (2249 m) yang merupakan kerucut tertinggi. Ke arah tenggara dari Gunung Masigit terdapat kerucut Gunung Parukuyan (2135 m), Gunung Kabuyutan (2048 m) dan Gunung Guntur.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah padat penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Ciremai merupakan gunungapi Kaurter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805.
Gunungapi Salak adalah salah satu gunungapi tipe A yang ada di Jawa Barat. Karakter letusan Gunung Salak adalah letusan freatik di kawah pusat dan erupsi samping. Gunung salak juga memiliki beberapa potensi pariwisata serta pertanian yang mengundang banyak penduduk di sekitarnya yang mengakibatkan naiknya tingkat kerawanan bencana dan kerentanan bahaya erupsi gunungapi di kawasan tersebut.
Sebagai salah satu usaha meminimalkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda akibat aktifitas gunung api, maka dilakukan penelitian potensi riisiko benca gunungapi, seperti di G. Sundoro. Berdasarkan batas wilayah administrasi, Gunungapi Sundoro termasuk kedalam wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Potensi Risiko dapat diartikan sebagai nilai kerugian yang aka…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktid dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara umum di bawah mikroskop batuan G., Ciremai menunjukkan tekstur porfiritik yang kuat, dengan fenokris plagioklas yang mendominasi, serta klinopiroksen yang kaya Ca, ortopirokse, olivin, titanomagenetit dan hornblenda (CA-amfibol). Dari hasil penelitian terdahulu diketahui bahwa mayoritas…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat…