Salah satu pelaksanaan dari tugas nyata Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang dilaksanakan oleh Staf Seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktroat Vulkanologi, pada tahun anggaran 1998/1999 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan G. Bromo baik secara visual maupun kegampaan, yang dilakukan pada bulan Agustus - September 1999.
Selama Januari-Juli 1996, cuaca disekitar G.Bromo pada pagi dan siang hari umumnya tampak jelas. Suhu udara berkisar antara 10 sampai 20 C. Angin pada umunya dalam keadaan tenang, namun pada saat tertentu berhembus cukup kuat.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi maka pada tanggal 7 Juli 1995 Tim Instrumentasi telah mengoperasikan seperangkat sistim. seismograf telemetri radio satu komponen (tegak) buatan Kinemetrics.
Evaluasi dan monitoring yang dilakukan terhadap kegiatan vulkanik G.Bromo diantaranya mengumpulkan data - data pemantauan (seismik ataupun visual), mengambil contoh abu hembusan dan kemudian dianalisis untuk selanjutnya digunakan mengevaluasi kegiatan G.Bromo.
Dalam rangka memantau kegiatan vulkanik G.Bromo, dilakukan pengamatan keadaan visual dan seismik G.Bromo saat ini, serta mengevaluasi kegiatan vulkanik dalam 5 (lima) tahun terakhir ini (1989 - 1994).
Metode pengukuran situasi topografi dilakukan dengan cara spring station atau lebih dikenal dengan sistem loncat kijang. Pembacaan alat dilakukan dengan cara seri yaitu dibaca biasa dan luar biasa hal ini dimaksud untuk menghindari kesalahan pembacaan sekecil mungkin sehingga hasil petanya mencapai tingkat akurasi yang baik.
Laporan ini disusun sebagai bahan informasi kegunungapian terutama masyarakat yang bermukim di dalam daerah waspada Gunung Bromo Kaldera Tengger, sedangkan dalam daerah bahaya gunung api tidak ada yang menghuni, selama itu dilaksanakan pula pengumpulan data kependudukan serta harta benda juga investasi - investasi lainnya.
Gunung Bromo merupakan gunungapi kerucut sinder dalam kaldera Tengger. Gunungapi tersebut terletak di wilayah kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggi, Jawa Timur. Terletak pada posisi geografi 7 derajat,56 1/2 Lintang Selatan dan 112 derajat 37'Bujur Timur. tinggi di atas muka laut 2329m dan tinggi di atas kaldera 200m
G. Bromo (2329 m di atas muka laut) terletak di Jawa Timur dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Kerucut tersebut merupakan salah satu titik kegiatan baru dan satu-satunya yang masih aktif dalam kaldera Tengger yang berbentuk elips (Foto 1). Kaldera tersebut memanjang arah timurlaut-baratdaya dan bergaristengah 1k 11 km x 7 km, merupakan gunungapi yang…
Penelitian dan pengamatan mengenai kegiatan dari suatu gunungapi sangat diperlukan terutama guna mengetahui aktivitas gunungapi secara real-time. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan menggunakan berbagai metode geofisika.