Penelitian ini dimaksudkan sebagai langkah preventif antisipasi dampak negatif yang timbul apabila terjadi letusan G.Semeru melalui pemantauan secara terus meneus dan temporer secara terpadu baik secara visual, seismik, deformasi (tilt, GPS) dan pemodelan mekanisme sumber.
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan serta memberikan pengarahan - pengarahan kepada penduduk disekitar Daerah Bahaya G.Semeru yang diprakarsai oleh Pemda Lumajang, Direktorat Vulkanologi diundang untuk memberikan penjelasan tentang keadaan G.Semeru saat ini serta bahayanya. Pertemuan ini akan diadakan pada tanggal 26 Desember 1995 di Kabupaten Lumajang, yang dihadiri oleh para Ca…
Pada tanggal 20 Juli 1995 terjadi awanpanas guguran, peristiwa ini didahului oleh gempa letusan pada jam 11.20 WIB (terekam pada seismograf), kemudian jam 11.40 WIB terekam gempa guguran, saat itu G. Semeru diselimuti kabut tebal sehingga petugas pengamat masih ragu antara awanpanas atau banjir. Setelah dicari informasi ternyata di puncak tidak ada hujan, petugas pengamat berkesimpulan bahwa it…
Penyuluhan vulkanologi di daerah Gunung Semeru telah dilakukan 8-9 Desember 1986 atas realisasi dana Pelita IV Th - 3/ 1986 - 1987. Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi. Namun berkenaan dengan erupsi G.Kelut 10 Februari 1990 serta adanya pemberitaan pada mess media cetak yang isinya menimbulkan keresahan di masyarakat khususnya yang berada di sekitar G.Semeru, maka perlu diadakan penyuluha…
Penyuluhan vulkanologi di daerah Gunung Semeru telah dilakukan 8-9 Desember 1986 atas realisasi dana Pelita IV Th - 3/ 1986 - 1987. Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi. Namun berkenaan dengan erupsi G.Kelut 10 Februari 1990 serta adanya pemberitaan pada mess media cetak yang isinya menimbulkan keresahan di masyarakat khususnya yang berada di sekitar G.Semeru, maka perlu diadakan penyuluha…
Pemeriksaan laharan di sungai-sungai lereng timur, tenggara dan selatan G. Semeru. Maksud pemeriksaan/survei lahar tersebut adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyelewengan/peluapan banjir lahar di sungai - sungai tersebut di atas dalam musim hujan mendatang.
Mengingat musim hujan 1983-1984 sudah mulai tiba, maka beberapa gunugapi yang dianggap rawan memerlukan perhatian khusus, maka para petugas dari Seksi Pemetaan Daerah Bahaya diberangkatkan untuk melihat perkembangan lahar selanjutnya, oleh karena sudah sejak 1981 G. Semeru ini ditinggalkan.
The Project area has often suffered from disaster caused by lahar because of topographical, geological and socio-economic situations. In recent years the most serious disaster was caused on May 14, 1981 by the lahar which destroyed the Leces Dike and inflicted serious damage on the sabo dams, dikes, irrigation intakes and so on.
Para penulis ditugasi oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan visual dan pemeriksaan laharan di sungai-sungai yang mengalir di lereng tenggara dan selatan G. Semeru.