Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.
Dengan maksud untuk mengetahui untuk mengetahui adanya perubahan akibat kegiatan Gunung Slamet pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya, perlu dilakukan pendakian ke puncak G. Slamet belum diamati secara tahap sehingga dengan adanya pemeriksaan secara periodik dapat diikuti perkembangan kegiatannya.
Pemetaan topografi daerah Barat Laut G.Slamet merupakan lanjutan dari pekerjaan terdahulu pada bulan Januari 1985. Sejak awal pemetaan topografi, dilakukan oleh penulis (tetap bekerja) sendiri, baik pemetaan topografi di lapangan, maupun proses pekerjaan di kantor, sedang pengkalkirannya dibantu oleh Sdr. B.Notosuwito.
Pada waktu mempelajari gejala gunungapi, selalu di luangkan waktu untuk memperhatikan gerak gerak kegunungapian, yang mungkin merupakan suatu petunjuk peramalan suatu letusan.
Peninjauan kembali lembar terperinci topografi Banyumas mengharuskan un-tuk memperluas pengukuran hingga puncak Gunung Slamet. Mengingat dalam beberapa tahun terakhir suatu kenaikan kegiatan singkat dari gunungapi ini menarik perhatian (untuk daerah sekitarnya kurang berbahaya), maka berdasarkan pembicaraan dengan Pemimpin Penyelidikan Gunungapi, vulkano-logisch onderzoek dianggap baik untuk me…
Banyak letusan telah terjadi demikian dasyatnya, disebabkan kawah letaknya tidak di tengah puncak gunung api, akan tetapi secara eksentris di pinggir puncak atau pada lereng gunung. Pada suatu erupsi puncak di tengah berukuran biasa, maka batuan dan terak yang dilontarkan tersebar kemana-mana, meluncur ke bawah sepanjang lereng gunung dan hanya akan menyebabkan kerusakan di sana. Makin jauh run…
Dalam Vulk. Ber. n. XVIII diberitakan, bahwa G. Slamat dikunjungi akhir 1922, tetapi tidak diamati perubahan dalam kegiatannya. Kegiatan fumarolanya ternyata sama seperti digambarkan oleh Jung-huhn dalam pertengahan abad yl.
67. Dalam Vulk. Ber. n. XVIII diberitakan, bahwa G. Slamat dikunjungi akhir 1922, tetapi tidak diamati perubahan dalam kegiatannya. Kegiatan fumarolanya ternyata sama seperti digambarkan oleh Jung-huhn dalam pertengahan abad yl.
Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.
Penafsiran potret-udara G. Slamet dan daerah sekitarnya dilakukan dalam rangka inventrarisai gejala-gejala panasbumi disekitar G. Slamet, dan atas permintaan Sumarna Hamidi B. Sc. dalam rangka pemetaan darah bahaya yang dilakukannya. Permintaan tersebut ditulis dalam memo-dinas bertanggal 27 April 1971.