Kawah Ijen dan G. Merapi merupakan dua gunungapi kembar( TAVERNE, 1926, h. 99 ), sedang NEUMANN VAN PADANG ( 1951, h.157 ), menulis, bahwa Kawah Ijen dibentuk oleh gunungapi kembar dengan G. Merapi yang telah padam, asal usulnya ditepi timur dari pinggir kaldera besar Ijen, kawahnya berben- tuk elips, karena perpindahan pipa kepundan. KKMMERLING (1921, h.58) mema- sukkan pula G. Papak, G. Wádo…
Pada tgl 17Djuli 1971 telah diberangkatkan tim pemtaan Gn. Api menuju banyuwangi Jatim, untuk melanjutkan pemetaan daerah bahaya kawah idjen yang semula telah dikerjakan pada pertengahan bulan Juni 1971 oleh Sdr L. Djoharman B. Sc (Ketua Tim) dan sdr. Komar Restikadjaja (surveyer)
Pada tanggal 3 Nopember 1970, penulis diperintahkan oleh Kasi Pengawasan Gn. Api bertugas ke daerah Djawa Timur dengan S.P.P.D. No. 2271/S/1970. Setelah persiapan jang diperlukan selesai pada tgl. 5 Nopember 1970 berangkat kendaraan dinas D. 1571, bersama Sdr. Suparto S. dan Sdr. Tarmani sebagai pengemudi menuju jogjakarta.
Dari hal voluma pada benda2 lemparan volkanik lepas, me-lebihi pada ketinggian dari batuan2 lelehan. Dari sedjumlah Jang anat besar batu2 bom berputar dan lapili2 berpori, jang kasar2, bergigi tadjam dan petjahan2 permukaan dari aliran2 lava, maka kami DAPAT MENARIK KESIMPULAN, bahwa LETUSAN2 TJ)-RAK STROMBOLIAN, sudah terdjadi ber-ulang2.
Naar aanleiding van de belangrijke vraag naar zwavel voor ontrattingsdoeleinden, welke destijds van den Dienst der Pest-bestrijding uitging, werd in April 1914 aan den mijningenieur Dr. Ir. J. K. VAN GELDER opgedragen, een voorloopig onder-zoek in te stellen naar den zwavelrijkdom van den krater van den Welirang (res. Pasoeroean), welke opdracht enkele weken later werd gevolgd door eene soortge…
Under commission of the Director of State's Enterprises ddo. 6 March 1917 No. 801/M the author was instructed to leave for the Residency of Besuki in order to investigate the nature of the youngest slumping's in the Kawah Idjen, and to give advice to the local irrigation- authorities in accordance with the result of the investigation.
Kawah Ijen merupakan gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di wilayah kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Gb. 1). Secara geografis terletak pada 08 03 30 Lintang Selatan dan 114 14 30 Bujur Timur, dengan ketinggian +2386 meter di atas permukaan laut.
Tempat penambangan belerang berada pada lubang solfatara dibagian selatan danau kawah Ijen. Endapan belerang yang berwarna kuning terang dengan bau gas sangat kuat dan menyengat, itu tidak mengganggu kegiatan penambangan yang terus berlangsung sejak puluhan tahun silam, hanya kadang - kadang terhenti oleh peningkatan kegiatan gunung api.
Peningkatan kegiatan vulkanik terakhir G. Raung terjadi pada Juli - September 1990 berupa peningkatan kegempaan disertai letusan abu (Erfan dkk, 1990). Sedangkan kegiatan vulkanik Kawah Ijen yang dicirikan oleh erupsi magmatik dan freatik, memperlihatkan peningkatan kegiatan yang terakhir pada Juli - Agustus 1993 berupa letusan freatik yang diawali dengan terekamnya tremor vulkanik yang terus m…
Laporan kerja lapangan ini menitikberatkan pada pengadaan bahan - bahan atau data untuk penyampaian penyuluhan gunungapi. Dilakukan kegiatan inventarisasi dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya dan daerah waspada Kw. Ijen, Banyuwangi. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 1994 sampai dengan tanggal 17 Mei 1994.