G. Tangkoko merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di wilayah berpenduduk di setiap sisinya. Unit pemukiman, lahan pertanian dan kota administratif serta pelabuhan penting terdapat disekitar gunungapi ini. Oleh karena itu perlu dilakukan verifikasi Peta Kawasan Rawan Bencana gunungapi Tangkoko. Upaya yang dilakukan dalam memperkecil korban jiwa dan harta benda yang diakibatkan oleh le…
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan rawan bencana gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah. Pemanfaatan…
Gunungapi Tangkoko (1149 m dpl) merupakan gunungapi strato yang mempunyai kawah besar dan dalam serta gunungapi parasit G. Batu Angus (700 m dpl). G. Tangkoko dan tetangganya G. Dua Saudara, mempunyai morfologi yang amat sederhana. Kedua gunungapi tersebut dipisahkan oeh sebuah pematang yang berarah barat laut Tenggara. G. Tangkoko berbentuk elips dengan ukuran kawah 2 km x 1 km dan kedalaman 2…
Gunungapi Tangkoko adalah gunungapi yang tergolong aktif bertipe strato, dengan ketinggian puncak 1149 meter diatas muka laut (dml). Gunungapi ini sudah beristirahat selama 124 tahun. Kegiatan terakhir terjadi pada tahun 1880 berupa letusan samping dari Batu Angus dan berakhir dengan leleran lava. Pada September 2002, gunungapi ini dikejutkan dengan terekamnya gempa-gempa vulkanik-dalam (Tipe A…
G. Tangkoko yang bertipe strato sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan-bangunan ataupun pemotretan bangunan-bangunan penting yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Semua…
G. Tangkoko atau nama lainnya Tonkoko adalah gunungapi yang tergolong aktif bertipe strato, dengan ketinggian 1149 meter diatas muka laut (dml). Gunungapi ini sudah beristirahat selama 125 tahun. Pertama kali diamati secara rutin dari Pos PGA dalamtahun 1985, dan penyempurnaan peralatan seismograf pada 17 April 2002. Tida pernah teramati gejala perubahan kegiatan. Pada September 2002, gunungapi…
Berdasarkan pada rencana kerja Direktorat Vulkanologi, Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh dalam tahun maka kerja adalah melakukan 1992/1993, geologi Gn. Tangkoko, Sulawesi Utara, berdasarkan pada pemetaan salah satu rencana hasil tafsiran potret udara. Maksud dan tujuan daripada pemetaan ini adalah untuk mengumpulkan dan mengevaluasi data-data geologi yang mencakup geomorfologi, jeni b…
Berdasarkan Surat perintah perjalanan dinas nomor 847/0441/3402/91 penulis ditugasi melakukan pengamatan visual, seismik dari Pos Pengamatan Gunung api G. Tangkoko yang dilaksanakan sejak 13 September 1991 hingga 12 Oktober 1991. G. Tangkoko terletak di bagian Timur laut Minahasa. Posisi geografinya 1°31' Lintang Utara dan 125°11'30" Bujur timur, gunung api mempunyai gunung api parasit yang b…
G. Tangkoko merupakan gunung api strato dan tergolong tipe A. Gunung api ini berada dalam wilayah Kota Administratif Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis ter- letak pada posisi 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5" Bujur Timur. Gunung Batuangus merupakan parasitnya, terletak lk. 2 km sebelah Timur kawah pusat. Tahun 1801 adalah masa terakhir kegiatan G. Tangkoko yang tercatat dalam s…
G. Tangkoko (1149m) merupakan gunung api strato yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini memiliki sebuah parasit, yaitu G. Batuangus. Posisi geografi G. Tangkoko terletak pada 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5' Bujur Timur, sedangkan G. Batuangus terletak pada 1°30,5 Lintang Utara dan 125°13' Bujur Timur. Letusan besar dari G. Tangkoko terjadi dalam tahun 1801, de…