Dengan Surat Perintah Dinas, masing masing No. 153/P/1976, No. 155/P/1976 dan No. 157/P/1976, tertanggal Bandung 14 Pebruari 1976, 3 karyawan ditugaskan untuk mengukur kedalaman danau kawah G. Kelut. Para petugas tersebut ialah Sdr. Pandi K, Sadjiman, dan penyusun laporan.
Dilihat dari rata - ratanya ternyata kadar HC1 dari contoh gas tanggal 8 September 1974 dan tanggal 16 Februari 1975 dalam jangka waktu kira - kira 5 bulan, tidak jauh berbeda, yaitu masing - masing 4601 ppm dan 4506 ppm, walaupun keadaan suhu gas serta lokasinya jauh berbeda.
Tujuan pembuatan laporan ini adalah memeriksa kemungkinan perubahan sekitar gunung-gunung tersebut akibat gempa bumi yang telah terjadi
Lapangan panasbumi Kv. Kamojang terletak 42 km sebelah tenggara Bandung atau 17 km dari Garut ke arah baratlnut (Peta 1). Letak geo-grafi lapangan itu 7° 7'30" Lintang Selatan, 107°17'30" Bujur Timur dari Jakarta. Tingginya diatas muka air laut antara 1640 sampai 1730 m. atau 900 hingga 1000 m diatas Dataran Tinggi Bandung. Dan jalur jalan menghubungkan Bandung dengan Kw. Kamojang (Peta 1). Y…
Lapangan panasbumi Kv. Kamojang terletak 42 km sebelah tenggara Bandung atau 17 km dari Garut ke arah baratlnut (Peta 1). Letak geo-grafi lapangan itu 7° 7'30" Lintang Selatan, 107°17'30" Bujur Timur dari Jakarta. Tingginya diatas muka air laut antara 1640 sampai 1730 m. atau 900 hingga 1000 m diatas Dataran Tinggi Bandung. Dan jalur jalan menghubungkan Bandung dengan Kw. Kamojang (Peta 1). Y…
Keadaan kawah G.Kelut ditinjau oleh Sdr. Tumpal Situmorang B.Sc., dibawah pimpinan Sdr. Sumarna Hamidi B.Sc dan penulis pada tanggal 26 September 1974 sampai 2 Oktober 1974. Hal itu untuk menanggapi berita surat kabar "Sinar Harapan" dan yang lain terbit tanggal 25 September 74, dengan kepala berita "G.Kelut giat lagi".
Semenjak letusan tahun 1966 sampai saat ini C. Kelut selalu dimonitor oleh para pakar Vulkanologi dari dalam negri maupun dari luar negri de-ngan menggunakan bermacam-macam metode tergantung pada bidangnya masing-masing. Namun sampai saat ini gunug Kelut belum menunjukan tanda-tanda yang menghawatirkan.
Papandayan marupakan sebuah sepatu kada jang terbuka los ajurus ir lam dan Pada tgl. 23/6-1970 Penulis bersama Kasi Penelitian Gunung Api telah berangkat menud ju ke Gunung Papandajan dengan kendaraan dinas melalui djalan Pa- ngalengan, Perkebunan Teh Santosa, Sedep, Tjibata- nua dan Perkebunan Tjilenjeuj kemudian rombongan menudju Kp. Stamplat kehutanan, maka disinilah rombo- ngan bermalam.
Pada pertengahan bulan September 1971 telah berangkat regu penelitian/pemetaan Gunungapi dari seksi penelitian gunungapi menuju gunung Dieng Jawa tendah dengan memepergunakan kendaeraan dinas Landover D. 4946.
Kawah Ijen dan G. Merapi merupakan dua gunungapi kembar( TAVERNE, 1926, h. 99 ), sedang NEUMANN VAN PADANG ( 1951, h.157 ), menulis, bahwa Kawah Ijen dibentuk oleh gunungapi kembar dengan G. Merapi yang telah padam, asal usulnya ditepi timur dari pinggir kaldera besar Ijen, kawahnya berben- tuk elips, karena perpindahan pipa kepundan. KKMMERLING (1921, h.58) mema- sukkan pula G. Papak, G. Wádo…