Sesuai dengan Surat Direktur Direktorat Vulkanologi tertanggal 5 April 1980 yang juga ada kaitannya dengan rencana Kerja Bagian Proyek Pemetaan Topografi dalam anggaran tahun 1980/1981 dan menurut pengarahan Ka Sub Dit. Pengolahan Data yang ditunjuk oleh Pimpinan Proyek Pemetaan Geologi Gn. Api untuk mengkoordinasi yang ada sangkut paut dengan tilt.
;Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas tgl.27 Pebruari 1980 No. 1604/P/80, No. 1603/P/1980, dan No. 1605/P/1980, penulis bersama Sdr. Subagiyo dan Sdr. Syahrazad Dahlan ditugaskan bekerja di G.Merapi. Penulis bersama Sdr. Subagiyo melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu G. Merapi, sedangkan Sdr. Syahrazad Dahlan ditugaskan menduga volume kubah lava G. Merapi tahun 1979 dibantu oleh Sdr. Seme…
Dalam rangka pembikinan dan pengukuran kelandaian tugu tetap disekitar daerah G. Kelut dan G. Merapi, maka : Pada tanggal 10 Desember 1979, rombongan yang terdiri dari 4 orang tenaga akhli gunungapi Amerika dan 5 orang karyawan Direktorat Vulkanologi, yang terdiri dari Bapak Suratman. B. Sc., Olas. B. Sc., Komar. R., Rochanan dan penulis sendiri, berangkat menuju ke Yogyakarta. Rombongan yang t…
Tanggal 19 Desember 1979 Sdr. L. Djoharman B.Sc., Sdr. Rohanan dan penulis berserta Tim Tilt. dari Hawai mencari tempat di sekitar Gn. Merapi, tempat yang terpi- lih adalah Deles, Selo, Krinjing dan Babadan.
Situasi puncak G.Merapi dipetakan oleh Sdr. Harto pada tahun 1962. Diduga sampai dengan tahun 1979 sudah banyak perobahan - perobahan topografinya , terutama pada kubah lava bagian barat daya puncak yang berarah ke jurang Kali Batang. Dengan adanya perobahan topografi tersebut, maka situasi puncak G.Merapi perlu diukur kembali untuk membuat peta topografi puncak baru.
Dalam melaksanakan pekerjaan ini cukup banyak rintangan. Rintangan - rintangan tersebut diantaranya pekerjaan ini dimulai pada musim hujan. Selain itu, kabut lapangan yang cukup tebal dan hutan - hutannya yang sukar untuk dirintis. Pekerjaan ini tidak dapat dimulai dari VQ IV (puncak G.Merapi), karena K. Boyong ini kalau ditelusuri dari puncak sukar untuk didapatkan lembahnya.
Tujuan dari pendakian ini adalah untuk mengetahui kegiatan G.Merapi pada waktu pemeriksaan sebagai bahan perbandingan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Pengamatan secara visual maupun pengukuran suhu menunjukan bahwa G.Merapi masih tetap dalam keadaan sangat aktif.
Laporan berisi tentang Konstruksi patokbeton dan lokasi patok-patok di sekitar daerah G. Kelut dan G. Merapi, data bacaan seluruh pengukuran patokbeton
Laporan pemeriksaan puncak Gunung Merapi meliputi pemeriksaan kawah seperti keadaan lerengg sebelah utara, lava dari tahun 1954-1957, Kawah Woro, dan Kawah Gendol, serta Lereng Gendol
Laporann pendugaan volum kubah Lava Gunng Merapiyang meliputi perhitugan tinggi, serta volum bukah lava