G. Semeru merupakan gunungapi tertinggi di P.Jawa, puncak tertinggi dikenal Mahameru (+3676) tetapi menurut Data Dasar Gunungapi Indonesia, pada pengamatan tahun 1973 Kawah Jonggring Seloko yang terbentuk tahun 1913 mempunyai kubah lebih tinggi dari Puncak Mahameru yaitu 3744.5 meter.
G.Kelut merupakan salah satu gunungapi berbentuk strato yang masih aktif, mempunyai ketinggian +1731 meter di atas permukaan laut, atau +1650 meter di atas dataran kota Kediri.
Dalam mengantisipasi perkembangan aktifitas G.Merapi dibutuhkan peralatan dengan kondisi yang baik, sehingga selain dilakukan penyelidikan dan pengamatan terhadap aktivitas gunungapi Merapi maka dilakukan juga perawatan serta kalibrasi peralatan seismik/magnetik.
Penyelidikan kegiatan suatu gunungapi dengan metoda seismik, sampai saat ini merupakan metoda yang dapat dianggap paling tua, fundamental, dan terampuh daripada metoda lain. Peralatan, baik software maupun hardwarenya yang digunakan untuk metoda ini berkembang terus sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada.
Dalam memantau aktivitas G.Ciremai secara tetap, telah dipasang satu unit seismograph telemetry yang menempatkan seismometernya pada arah Timurlaut dari puncak G.Ciremai, tepatnya di bukit Nininala pada ketinggian kurang lebih 1060 mdpl dan diamati dari Pos Pengamatan G.Ciremai di desa Sampora, kecamatan Cilimus, kabupaten Kuningan lk. 4,5 km dari puncak G. Ciremai.
G. Banda Api adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia dengan ketinggian 658 m dari permukaan laut. Posisi geografis 120° 52' 17" BT dan 4° 31' 30" LS. Meru-pakan salah satu pulau di Laut Banda. Gunungapi tersebut mempunyai tiga buah kawah yang terletak di puncak. G. Banda Api termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Untuk mengetahui tingkat kegiatan gunungapi ters…
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.113/P/85 Bandung tanggal 16 April 1985 dan dilanjutkan dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.1254/P/85 Bandung tanggal 8 Juli 1985 penulis ditugaskan untuk melakukan Pengamatan dan Penyelidikan Seismik G.Agung. G. Agung 3142 m sebelum letusan tahun 1963 dan 3014 m (Pak Suryo 1964 ) setelah letusan 1963. Lintang Tipe gunungapi Strato Posisi geog…
G.Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah (+ 3432 m), letaknya di perbatasan Kabupaten. TK. II Pemalang, Brebes, Tegal, Purwokerto dan Purbalingga
Dalam meningkatkan peramalan aktivitas Gunung Merapi maka diperlukan kualitas data yang baik dan kontinyu, untuk mencapai maksud tersebut maka pada bulan Mei 1992 dilakukan perbaikan/perawatan dan kalibrasi unit seismograf lapangan dan unit magnetik lapangan.
Laporan ini membahas pengolahan dan analisis data seismik Gunung Semeru yang difokuskan pada pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan terhadap frekuensi kejadian gempa berdasarkan magnitudo laju pelepasan energi seismik serta beberapa parameter seismik lainnya guna memperoleh gambaran karakteristik aktivitas seismik Gunung Semeru.