Atas perintah Sdr. Kepala Urusan Gunung Berapi disetujui oleh Kepala Djawatan Geologi, maka kami dengan Sdr. Rd. Suwignjo, berangkat pada tanggal 4/9-53 dari Bandung -Yogyakarta. Di Yogyakarta mengambil tempo satu hari, guna membereskan tugas - tugas dengan Sdr. Surjo, dikantor Cabang Pertambangan Bintaran Lor 22 Yogyakarta.
Pada permulaan bulan Februari oleh pos penjagaan D.G.B di Kawah Idjen telah dilaporkan adanya tanda - tanda kegiatan dari G. Raung, yang terlihat mulai tanggal 31 Januari 1953.
Air mineral oleh pribumi di sana dinamakan Airpanas, muncul dari lubang - lubang dari suatu aliran serupa lava trakit tua di kaki tenggara Gunung Guntur pada ketinggian 2403 kaki Rijland dml dan lk 2 pal jauhnya dari Trogon.
Pada tanggal 18 Desember 1951 penulis berangkat ke Gunung Kelut untuk mempelajari keadaan G.Api tersebut. Sesudah letusan dan teristimewa mempelajari turunnya lahar dingin dan kemungkinan- kemungkinan yang dapat terjadi sebagai akibat dari aliran tersebut.
Maksud pekerjaan ini adalah untuk mencukupi instruksi dari Kepala Dinas Gunung Berapi di Bandung untuk mengadakan pengukuran (topografis opname) didaerah kawah G.Kelud disebelah Barat.
Laporan ini membahas Gunung - Gunung berapi yang berada di daerah Jawa Timur, yaitu: (1) Kawah Idjen; (2) Gunung Raung; (3) Gunung Semeru; dan (4) Gunung Bromo.
Οnlangs ontmoetten wij dr. M. Hartmann, en wat kan een journalist die enkele keeren met hem lief en leed deelde op den Merapi, in zoo'n geval anders vragen dan: „Wel, wanneer gaan we weer een vulkaan beklimmen?" Wat kan een vulkanoloog tegenover zóóveel brani-schopperij anders stellen dan: „Wanneer U wilt. Wij heb. ben een ruim assortiment voorradig, op Java alleen al 30 stuks. Dan o…
Van Jarongan uit loopt eer breed paardonepad war do Me. To marasowoe. Volgen wij dat pad en stokon wo hos ravijn (wontolij van Kp. Tjomarasowoe) over, dan komen wij direct na ravijn op een boschpad uit, dat ook djalan ka Kawah" genoond wordt. Large dit pad kunnon wij de Kawah bereiken.