G. Lewotolo terletak di bagian utara dari Semenanjung Pulau Lembata. Dengan ketinggian mencapai 1423 meter di atas muka laut, merupakan gunung berbentuk simetrik baik dilihat dari utara maupun timur. Sebuah kerucut dengan kawah berdiameter 130 meter terbentuk di sisi tenggara kawah yang lebih besar, membentuk titik tertinggi G. Lewotolo. Dalam sejarah, letusan eksplosif tercatat sejak tahun 1660.
Gunung Sangeangapi termasuk gunungapi tipe A. Gunungapi ini tercatat sedikitnya 9 kali meletus sejak tahun 1600. Salah satu karakteristik letusan G. Sangeangapi adalah periode erupsinya relatif lama bisa berbulan-bulan seperti pada letusa tahun 1964, 1985, dan 1997. Letusan terakhir menghasilkan sumbat lava. Sumbat lava tersebut tumbuh membesar dan menghasilkan guguran lava.
Sebagai realisasi rencana kerja Proyek Pengamatan/Pe-anggaran 1993/1994 ngawasan dan Pemetaan Gunungapi tahunan pada tanggal 8 Mei 1993 diberangkatkan Ato Djuhara dan Agus Martono dengan SPPD masing-masing No. 330/0441/3402/93 dan 331/0441/3402/93 ke G. Pui atau G. Meja selama 34 hari termasuk perjalanan. G. Pui menurut penduduk setempat namanya ialah G. Meja. G. Pui atau G. Meja yang merupakan…
Komplek Gunungapi Ijen merupakan gunungapi strato yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, dengan karakteristik yang khas berbeda dari gunungapi lainnya di Indonesia. Komplek Ijen adalah suatu komplek gunungapi yang terdiri dari beberapa gunungapi yang tumbuh di sekitar dinding kaldera dan di dalam kaldera ljen Tua. Kawah Ijen adalah salah satu gunungapi yang sampai saat ini masih aktif yang tu…
Gunungapi Semeru merupakan gunungapi strato terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Provinsi Jawa Timur dengan ketinggian puncak Mahameru berada 3676 meter di atas permukaan laut. Gunungapi ini memiliki kawah aktif di sekitar puncak yaitu Kawah Jonggring Seloko, yang terletak di bagian tenggara dan mempunyai bukaan ke arah tenggara.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan.
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah emas, kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Aktivitas vulkanik G. Papandayan cukup tinggi pasca letusan di tahun 2002, ditandai dengan terjadi letusan. Peningkatan aktivitas G. Papandayan.
Gunungapi Raung merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Timur. Gunung Raung (nama lain: Rawon), dengan kerucut terpancung yang muncul di lereng barat Komplek Kaldera Ijen, memiliki ketinggian puncak mencapai 3328 m dpl. Gunungapi Raung merupakan gunungapi strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung serta kawah lainnya.
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas. kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Beberapa kali terjadi krisis kegempaan di G. Papandayan, tetapi tanpa diikuti dengan letusan. Dalam beberapa ksusu peningkatan kegempaan dipicu oleh aktivitas tektonik.
Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki gunungapi aktif. Sebanyak 129 gunungapi aktif tersebari di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Utara, 79 gunungapi diantarannya dianggap bahaya. Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia.