Dari tanggal 28 Januari sampai 12 februari 1952 oleh Dinas Gunung Berapi yang kantornya berkedudukan di Bandung, diadakan ekspedisi untuk memeriksa gunung-gunung api dari Sulawesi Utara, kepulauan Sangihe dan Talaud, Ternate Halmahera dan Kepulauan Banda lengkungan bagian dalam
Letusan G. Awu bersama dengan banjir lahar panasnya tetap mengancam terhadap seluruh penduduk sekitar g. awu. Tentang mengontrol keadaan dikawah, mungkin pada saat ini masih dilakukan oleh penyelidik kampung. Menghadapai keadan g. awu pada waktu ini dapat dipandang masih dalam keadaan kritik, maka soal penjagaan dan pengawasan, terutama mengenai pengawasan terutama mengenai oengawasan terhadap …
Gunung Ruang pada dewasa ini sedang dalam solfataren stadium. Tetapi mengingat keadaan, bahwa sebuah lavaprop sudah mencapai ketinggian yang melebihi tingginya kraterand, dan mengingat akan kemungkinan adanya letusan diwaktu jad. yang bila terjadi tentu akan lebih hebat daripada letusan tahun 1949, karena lavaprop yang ada sekarang ini akan dilempar keluar dan sebagai akibat dari bahan-bahan ya…
Sesuai informasi dari Direktorat Vulkanologi. sampai menjelang akhir September 1980 Gunung api Karangetang masih terus dalam keadaan bekerja, belum mereda karenanya tingkat kewaspadaan tinggi aparatur pemerintah daerah yang sudah ada itu untuk sementara waktu masih tetap perlu
Kunjungan ke G.Ruang kali ini dimaksudkan untuk mengetahui serta membatasi daerah yang dapat terkena bahaya letusan secara langsung maupun tak langsung, yang diakibatkan waktu terjadinya letusan. Peta daerah bahaya sementara yang sudah ada hanya merupakan hasil kompilasi (literatur) serta sejarah letusan yang lampau. Sedangkan maksud dari pada pembuatan peta daerah bahaya sementara yang baru pa…
Kunjungan dalam 1980 ini dimaksudkan untuk melihat Peta Daerah Bahaya sementara yang ada secara langsung di lapangan sehubungan permintaan Pemerintah Daerah Bitung mengingat rencana perluasan tatakota serta pengembangan lingkungan daerah tersebut. Secara kebetulan saja, daerah bahaya G.Tongkoko ini termasuk daerah cagar alam atau hutan lindung yang sampai saat ini masih belum berpenduduk. Hanya…
Gempa bumi yang sinambung menyebabkan penduduk P. Siau panik. Kejadian yang sama pernah terjadi pada 1974, 2 tahun kemudian terjadi lelehan lava. Gempa bumi 9 Juni itu diikuti pula oleh peletusan G. Karangetang pada 10 Juni 1981. Untuk memonitor sampai dimana pengaruh gempa bumi terhadap kegiatan G. Karangetang, pada 17 24 Juni 1981 telah dilakukan pengamatan seismik di desa Karelung Kecamatan …
Dalam rangka pemeriksaan G. Matalelu pada bulan April 1076, Sdr. Rivai Chaniago B.Sc dan penulis sempat mengadakan peninjauan ke G. Colo di pulau Una Una, selama 4 hari. P. Una Una terletak pada posisi geografi 121 derajat 36 menit Bujur Timur dan 0 derajat 10 menit Lintang Selatan, yaitu di teluk Tomini, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Pencapaiannya dari Poso menggunakan perahu motor, yang da…
Dalam rapat tanggal 4 Oktober 1976, kepala Seksi PETAPI menjelaskan rencana kerja tahun 1977 - 1978. Rencana pemetaan topografi G. Api Siau akan dilakukan kira-kira bulan Mei 1977. Sehubungan dengan letusan G. Api Siau pada tanggal 15-17 September 1976, Kepala Seksi WASAPI, Bapak J. Matahelumual, memanggil seorang Surveyor. Tugasnya ialah memetakan topografi sementara daerah bahaya yang diperki…
Surat dari pemerintah daerah tingkat I Sulawesi Tengah tertanggal 15 Maret 1976, No. Ditbang 2/55/481, tentang letusan G. Natalulu, menyebutkan antara lain; 1) Batu bara dari puncak gunung semakin banyak di sekitar kaki gunung dan berbau belerang; (2) Semburan api keluar, pohon pohon dipuncak gunung terbakar; (3) Di waktu siang hari nampak asap mengepul di puncak gunung; (4) Gunung tersebut pad…