G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi bertanggung jawab untuk melakuk…
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
G.Kie Besi adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang telah lama tidak menunjukkan kegiatannya. Gunungapi ini terakhir menunjukkan kegiatannya pada tahun 1890. Sampai dengan November 1985, secara visual belum tampak adanya perubahan - perubahan yang menjurus pada kegiatan vulkanik.
G. Kie Besi di P. Makian terletak di sebelah Barat Daya P. Halmahera pada posisi 0° 19' Lintang Utara, 127°24' Bujur Timur termasuk salah satu Gunungapi strato dengan tinggi di atas permukaan laut 1357 m. Demikian pula G. Gamalama yang terletak di P.Ternate, pada posisi 0°48' Lintang Utara, 127°18,5' Bujur Timur, termasuk Gunungapi tipe strato dengan ketinggian 1725m di atas permukaan laut.
Sesuai dengan SPPD yang bernomor 2229/P/1981, tertanggal 19 Oktober 1981 penulis berangkat dari Bandung dengan tujuan P. Makian G. Kie Besi. Maksud perjalanan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan kawah G. Kie Besi untuk melihat sampai dimana kegiatannya. Dari hasil pemeriksaan ini kegiatan vulkanik kawah tidak menunjukkan adanya peningkatan, baik di sekitar danau kawah maupun pada lerengnya.
G. Kie nesi di p. Makian terletak pada posisi 0°19' Lintang Uters 127 24 Majur Timur. Puncak tertinggi terletak 1357 m diatas permukaan laut. Sebuah danau berukuran 450 g 150 n terdapat dipuncaknya (Neuman van Padang, 1951) sedangkan menurut penelitian pada tahun 1969 luas danau tersebut lebih kurang 75000 m. Menurut sejarah kegiatannya gunung ini termasuk gunung yang ak-tip. Letusan letusan …
Pangamatan terhadap G. Dukono, G.Gamkonora di Halmahe ra dan G.Gaurlana di Pulau Ternate dilakukan pada tanggal 17 Juli 4 Agustus 1980. Untuk mengetahui perkembangan kegia-tannya, seperti penyelidikan-penyelidikan terdahulu, terha dap ketiga gunung tersebut masih terbatas pada pengamatan: secara visual dan pengukuran suhu. Dengan data yang ada se-karang, kemudian menbandingkan dengan data hasil…
G. Kie Besi yang juga dikenal dengan sebutan G. Makian, terletak di sebelah baratdaya Halmahera wilayah Kecamatan Makian, Kabupaten Maluku Utara pada posisi geografis 0° 19' LU dan 127° 24' BT. Puncak tertinggi 1357 m di atas permukaan laut. Gunungapi ini mempunyai kawah yang cukup besar dan sebuah danau kawah di dasarnya. Pinggiran kawah berukuran 1500 x 1450 m dengan kedalaman 462 m. …