Pembuatan Dokumentasi dan Pengumpulan Bahan Informasi Gunungapi Kie Besi dimaksudkan sebagai kegiatan untuk pengumpulan data meliputi morfologi gunungapi, geologi gunungapi, kondisi terakhir kawah - kawah di sekitar G.Kie Besi, daerah kawasan rawan bencana dan tata guna lahan dalam upaya mitigasi bencana.
Pembuatan dokumentasi dan pengumpulan bahan informasi gunungapi kie besi adalah dimaksudkan sebagai kegiatan untuk pengumpulan data meliputi morfologi gunugapi, geologi gunungapi, kondisi terakhir kawah-kawah di sekitar G. Kie Besi, darah kawasan rawan bencana dan tata guna lahan dalam upaya mitigasi bencana.
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Kie Besi yang terletak di daerah Maluku Utara, merupakan salah satu diantara deretan kepulauan gunungapi di sebelah barat P. Halmahera yang mempunyai fenomena menarik untuk diteliti. Daerah G. Kie Besi dan sekitarnya kaya akan gempa-gempa tektonik tetapi miskin gempa-gempa vulkanik. Hal ini mungkin dipengaruhi …
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi bertanggung jawab untuk melakuk…
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
G.Kie Besi adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang telah lama tidak menunjukkan kegiatannya. Gunungapi ini terakhir menunjukkan kegiatannya pada tahun 1890. Sampai dengan November 1985, secara visual belum tampak adanya perubahan - perubahan yang menjurus pada kegiatan vulkanik.
G. Kie Besi di P. Makian terletak di sebelah Barat Daya P. Halmahera pada posisi 0° 19' Lintang Utara, 127°24' Bujur Timur termasuk salah satu Gunungapi strato dengan tinggi di atas permukaan laut 1357 m. Demikian pula G. Gamalama yang terletak di P.Ternate, pada posisi 0°48' Lintang Utara, 127°18,5' Bujur Timur, termasuk Gunungapi tipe strato dengan ketinggian 1725m di atas permukaan laut.
Sesuai dengan SPPD yang bernomor 2229/P/1981, tertanggal 19 Oktober 1981 penulis berangkat dari Bandung dengan tujuan P. Makian G. Kie Besi. Maksud perjalanan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan kawah G. Kie Besi untuk melihat sampai dimana kegiatannya. Dari hasil pemeriksaan ini kegiatan vulkanik kawah tidak menunjukkan adanya peningkatan, baik di sekitar danau kawah maupun pada lerengnya.