G. Marapi merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan gunungapi teraktif di P. Sumatera. Tinggi puncaknya sekitar 2891 m dari permukaan laut dan 2000 m dari Dataran Bukittinggi. Gunungapi ini terletak di Propinsi Sumatera Barat, tepatnya termasuk Wilayah Kabupaten Agam beribukota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar beribukota Batusangkar. Kota-kota terdekat dengan G. Marapi adalah Kotama…
Pengamatan kegiatan gunungapi dilakukan dengan tujuan untuk memantau kegiatannya, terutama hubungannya terjadinya dengan tersebut seharusnya yang suatu letusan. Pengamatan dilakukan secara berkesinambungan, sehingga data-data diperoleh dapat digunakan dasar penentuan bilamana suatu gunungapi sedang meningkat atau akan meletus. Salah satu dasar telah penafsiran suatu gunungapi meningkat kegiatan…
Pada pertengahan bulan November 1981 yang lalu daerah Sumatera Barat telah terjadi gempa yang cukup kuat beberapa kali beruntung mengguncangkan Kota Padang, Padang Panjang sampai Bukittinggi dan sekitarnya.
''''kutaradja 48 71/69 16 15.20''" kep jaw geologi bag dinas g berapi dj diponegoro 57 bandung nr 448/2 dikabarkan 10 sd 12 di jam 10.45 gempa bumi di sabang dengan getaran 44 kali km keras sekali kma sedang dan perlahan-lahan ttk datangnya mendatar dari barat ke timur dan diduga berasal dari gunung sirui sebagai ttk beberapa rumah rusak dan tanah tebing runtuh ttk minta segera peninjauan da…
Dataran tinggi Dieng yang diangap sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai daerah yang mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan tenaga panas-bumi.
Sejak akhir 1978 daerah sekitar G. Lawu digoncang gempabumi makin hari makin sering dan makin besar kehebatannya (intensity).
Melakukan pendataan dan interprestasi kegiatan seismik hasil rekaman pesawat-pesawat seismograf di Gunung Merapi dari bulan Oktober 1985 sampai dengan bulan April 1986.
G. Lamongan yang terletak dalam wilayah Kabupaten Probolinggo dan Lumajang mempunyai ketinggian 1651 dml. Diapit oleh G. Tengger yang merupakan sebuah kaldera dan G. Hiyang Argopuro, gunungapi yang sudah dianggap sudah padam.
Pengamatan seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit. Penugasan Penulis
Hasil pengamatan menunjukkan, bahwa pada umumnya gempa yang tercatat dikuasai gempa tektonik dan hanya beberapa kali gempa gunungapi atau tektonik lokal. Hasil analisis dan perhitungan menunjukkan, gempabumi tsb pada umumnya bersumber di daerah selatan Pulau Jawa. Pengamatan gejala di permukaan pun tidak menunjukkan kelainan. Ini suatu tanda, bahwa kegiatan G. Galunggung pada waktu itu benar-be…