Sejak peningkatan kegiatan bulan Agustus 1984 yang mencapai puncaknya pada 5 September 1985 dengan terjadinya letusan besar di Kawah Utama yang disertai awan panas, keaktifan G. Karangetang dapat dikatakan berlanjut sampai saat ini. Ka Awan panas tersebut meluncur ke Kali Beha lk. 1000 m, li Keting lk. 2000 m dan ke arah Kali Batuawang lk.500 m. Di samping kegiatan yang berlangsung di Kawah Uta…
Setelah terbentuknya sumbat lava selama tahun 1974-1977 dan letusan terakhir yang sekaligus membongkar sumbat lava pada September 1977, G. Lokon kembali pada kegiatan normal. Gejala awal peningkatan kegiatan kembali mulai tampak secara visual sejak akhir November 1982 berupa munculnya asap kawah di permukaan. Gejala ini berangsur naik baik ketebalan, ketinggian maupun tekanan asapnya. Gejala la…
Gunung Karangetang terletak di P. Siau, Kabupaten Sangihe Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Tipe Gunung api strato, dengan ketinggian 1784 m, dari permukaan laut. Sejak beberapa tahun yang lalu telah tercatat kegiatannya baik berupa letusan, bahkan leleran lava. Kegiatan Gunung Karangetang terjadi setiap tahun secara berkesinambungan, hanya saja besar kecilnya kegiatan tidak tentu. Hingga bulan J…
G. Kelimuru terletak di Kecamatan Wolawaru, Kabupaten Ende Propinsi Nusatenggara Timur. G. Kelimutu terkenal dengan tiga danau kawahnya dengan warna air danau yang berbeda. Danau-danauh kawah atau telaga warna tersebut dan keadaan alam yang indah di sekitarnya menjadikan gunung ini menjadi obyek wisata. Warna air danau tersebut sering berubah. Kegiatan vulkanik G. Kelimutu diamatai secara terus…
Gunung Ambang merupakan salah satu gunung api yang terletak dalam jalur gunung api aktif di Minahasa yang terbentuk pada struktur terban tektonik Minahasa di ujung utara lengan Pulau Sulawesi. Jalur gunung api aktif tersebut juga lanjutan dari untaiannya di Pulau Sumatera, Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, Busur Banda dan berlanjut hingga kelompok gunung api aktif di Ternate - Halmahera, Kepulauan…
G. Soputan mempunyai tiga kawah yang aktif secara bergiliran yaitu kawah Utama, kawah G. Aeseput dan Aeseput Weru ( parasit). Kawah Utama terletak dipuncak G. Soputan berukuran 600 X 450 m, kawah G. Aeseput berukuran lk 250 x 240 m terletak pada satu krucut sekitar 1 Km sebelah timur laut Kw Utama. Kerucut lainnya terbentuk pada tahun 1915, ketika itu terjadi letusan samping dan leleran lava ke…
G. Lokon adalah merupakan salah satu gunung api paling aktif yang terdapat di wilayah Sulawesi Utara. Secara administratif berada dalam wilayah Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada posisi 1° 21' 30" LU dan 124° 47' 30" BT. Kompleks Lokon - Empung terdiri dari 2 puncak, yaitu Gunung Lokon dan G. Empung, dengan ketinggian masing-masing …
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Awu di kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, merupakan salah satu gunungapi aktif yang mempunyai fenomena menarik untuk diselidiki. G. Awu yang mirip dengan G. Kelud, memiliki danau kawah. Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal dengan ukuran 1550 x 1200 m2, biasanya berair yang berasal dari air hujan dan tertam…
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat 5 km sebelah utara G. Iya, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf model PS-2 bersistem telemetri.
Pengamatan kegiatan G. Banda Api dilakukan dari Pos Pengamatan di Neira, pemantauan meliputi visual, pemeriksaan kawah, pengukuran suhu solfatar/fumarola dan kegempaan, disamping penelitian lainnya yang dilakukan secara temporer. Sedangkan pengamatan aktifitas seismik G. Banda Api dimulai sejak 1970 menggunakan satu set seismograf mekanik "Spindler dan Hoyer" yang ditempatkan di Colombo, lereng…