Gunung Tambora merupakan gunungapi aktif tipe strato berbentuk kaldera, terletak di Jazirah Sanggar, Kab. Bima, P. Sumbawa, Propinsi Nusatenggara Barat. Posisi geografinya 8° 15' Lintang Selatan, 118° 00' Bujur Timur. Dan tinggi di atas muka laut 2851 m (Atlas Trop. Nederl. lembar 27). Untuk memantau kegiatan gunung tersebut, telah dibangun Pos Pengamatan di Dusun Doropeti, Desa Pekat, Kec. P…
Gunung Batur adalah gunungapi aktif yang titik letusannya berpindah pindah, tinggi diatas muka laut 1717 meter. Gunung ini berada di dalam Kaldera Batur yang berukuran panjang 13,8 km, lebar lk 10 km, serta pada dasar Kaldera sebelah timur dan tenggara terdapat sebuah danau yang panjangnya 7500 meter dan lebar 2500 meter. Di kaki gunung Batur ini banyak terdapat kawah kawah parasit, bekas kegia…
Proyek Pengamatan/Pengawasan Gunungapi dan Penyuluhan Vulkanologi, Direktorat Vulkanologi, tahun anggaran 1987/ 1988 pada 28 April sampai 2 Mei 1987 bekerja sama dengan United States Geological Survey (USGS) memasang radio-tele-seismograph (RTS) atau pemantau gempa jarak jauh di G.Kelut, Jawa Timur.
G. Burni Telong termasuk kedalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, terletak pada posisi 4°46'00" Lintang Utara dan 96°48'00" Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2624 m dari permukaan laut. G. Burni Telong yang mempunyai kawah A, B, dan C pada puncaknya sebenarnya merupakan krucut gunungapi yang tumbuh dilereng selatan Gunung Geureudong.
Pada bulan Juni 1997 satu Tim dari Direktorat Vulakanologi melakukan pemeriksaan ke G.Anak Krakatau untuk pemantauan dan perbaikan alat yang ditempatkan di lapangan, setelah G.Anak Krakatau menunjukkan kegiatan letusannya lebih dari empat tahun, yaitu sejak November 1992 kemudian berhenti selama lk 8 bulan pada 1993 (Maret - Oktober 1993) dan berakhir pada Mei 1997. Tinggi letusan berkisar anta…
Sejak peningkatan kegiatan G. Kelut bulan Agustus 1973, perhatian terhadap salah satu gnungapi yang berbahaya itu sangat meningkat pula, yaitu dalam usaha pengumpulan data sehubungan dengan gejala kegiatannya.
Dalam tahun anggaran 1987/1988, Proyek Pengamatan/Pengawasan Gunungapi dan Penyuluhan Vulkanologi melakukan pemasangan radiotele-seismograph (RTS) di G> Ijen atau lebih dikenal dengan nama Kawah Ijen, Jawa Timur termasuk wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Sistem telementri G. Kelut bertujuan untuk mengetahui keadaan kawah terutama suhu, pH dan konduktifitas air danau kawah dengan cara jarak jauh yang dilengkapi sistem pancar.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pada akhir Juni 1986 bekerja sama dengan United State Geological Survey (USGS) memasang termometer dengan sistem telemetri (Telethermometer) di G. Kelut.