G.Agung terletak di Wilayah Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, adalah gunungapi aktif yang tertinggi di P.Bali. Pengamatan terhadap tingkah laku gunung tersebut, dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling, dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim…
G. Batur terletak dibagian dalam Kaldera Batur, di dalam Kaldera juga terdapat sebuah danau yang terletak disebelah Timur-Tenggara dari puncak G.Batur. Tinnggi puncak G.Batur 1717 m di atas muka laut. Untuk memantau kegiatan G. Batur saat sekarang maupun yang akan datang, telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang dilengkapi dengan satu unit seismograf, yang dioperasikan oleh 2 orang petugas.
Pengamatan gempa G.Rokatenda menggunakan seismograf telemetri model PS-2. Sub sistem pemancaranny yaitu seismometer, amplifier, vco, serta radio pancar berada di G.Rokatenda Pulau Palue, Kab. Sika lokasinya di Kp. Ona (lk. 2 km dari puncak), sedangkan subsistem penerima yaitu radio penerima, diskriminator dan rekorder berada di Pos Pengamatan, Kp. Ropa, di P.Flores, Kab. Ende.
Pengamatan terhadap tingkah laku G.Agung dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim telemetry jenis Kinemetrick PS-2 yang terpasang sejak Mei 1988.
Data visual terhadap tinggi, tebal dan warna asap dikumpulkan sejak Mei hingga September 1992. Tinggi asap kawah umumnya 75 m di atas bibir kawah, tetapi pada Juni dan September mencapai 100 m. Dari pengamatan visual tersebut, terlihat peningkatan aktifitas vulkanik di permukaan terjadi pada Juni dan September 1992.
Sesuai dengan perintah tugas dari Pemimpin proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi dengan SPPD No. 935 dan 936/0441/3402/1990, untuk mengamati dan mengawasu kegiatan gunung Rokatenda dari dekat. Sesuai dengan perihal tersebut diatas, maka dengan ini disampaikan hasil - hasil pengamatan/pengawasan gunungapi Rokatenda selama 15 hari.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas now 3005/P/1985 dan 3096/P/1985, masing-masing atas nama I Made Wenten dan I Wayan Bukti ditugaskan untuk melaksanakan pengamatan visual G. Kelimutu. Maksud dan tujuan adalah untuk mendapatkan data maupun untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Kelimutu pada saat ini dibandingkan dengan kegiatan yang terdahulu. Berdasarkan catatan, posisi geografi C. Kel…
Satu rentetan gempabumi vulkanil terjadi setelah letusan seminggu fraktik di Mandosawu. Kegempaan tersebut diikuti dengan cermat dan ditafsirkan kemudian sebagai indikasi perubahan tipe letusan dari fraktik Ternyata, magma menerobos hingga permukaan cikal-bakal G. Anak Ranakah. Bersama waktu ke magmatik. dan lava tersebut membangun bentuk kubah
G. Anak Ranakah merupakan gunungapi baru yang berada di komplek pegunungan Mandosawu lk. 10 km timur kota Ruteng. Gunung ini mengadakan kegiatan/meletus pada 29 Desember 1987, yang mengagetkan penduduk di sekitarnya. Yang sebelumnya gunung tersebut tidak termasuk dalam data dasar/daftar gunungapi aktif di Indonesia. Dengan lahirnya gunungapi baru tersebut, hingga saat ini pengamatan kegiatannya…
Pada pertengahan bulan Januari 1990, kami penulis I. K. Jani Suartiyasa dan Ida Made Djalantik yang berdasarkan SPPD No. 924 dan 925/0441/3402/1990, petugas Pos Pengamatan Gunung Agung di Bali. Melakukan perjalanan dinas menuju gunung Sangeangapi untuk melaksanakan tugas. Sebagaimana diketahui bahwa gunung Sangeangapi adalah sebuah gunungapi yang terletak di Pulau Sangeang sebelah timur laut P.…