Pada tanggal 14 Juli penulis bersama Sdr. Ida Made Jelantik ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan gunung-gunungapi di Flores Timur, yaitu G. Lero Boleng, Ile Boleng dan G. Ile Lewotolo. Penugasan ini untuk mengetahui kegiatan ketiga buah gunungapi tersebut, untuk dibandingkan dengan pemeriksaan yang terlebih dahulu dan mempelajari kemungkinan adanya peningkatan kegiatan-kegiatan baru
Pulau-gunungapi Teon, Nila dan Serua di Maluku TengaH yang masing-masing berukuran lk. 2xl½, 4x3 dan 4xl persegi hampir seluruh daratannya 'disita' oleh kerucut-kerucut gunungapinya dengan lereng yang curam langsung ke laut. Hanya sedikit sekali tanah datar yang dapat untuk mendirikan tempat pemukiman yang wajar.
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Bagian Proyek PETAPI, triwulan II tahun 1966/1967, Sdr. Sobana, Sdr. Sadjiman bersama pe ulis ditugaskan ke G. Sangeangapi di P. Sangeang (Sumbawa). Tugas itu ialah memeriksa dan pengukuran topografi disekitar gunungapi tersebut diatos.
Letusan G. Ili Boleng pada tanggal 13 Juni 1975 yang lebih dahsyat jika dibandingkan dengan letusan yang pernah terjadi pada tanggal 21 dan 31 maret 1975.
Dalam rangka palaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Sajiman bersa-ma penulis ditugaskan ke G. Ili Boleng (+1659 m) di P. Adonara, untuk mengadakan penelitian gunung ini. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan telegram Sdr. Bupati K.D.H. Tk. II Flores Timur, karena peningkatan kegiatan gunungapi tersebut sejak bulan Nopember 1…
Dibandingkan dengan keadaan diwaktu-waktu jang lampau, kegiatan magma G. Gamkonora dipermulaan tahun 1969 tampak berkurang. Mengingat letusan besar terakhir terjadi hampir tiga abad jang lalu, diharapkan kewaspadaaan kampung-kampung Baru, Nenas, Djere, Gamsungi, Bataka.
Team Volcanologi jang dikirim dari pusat atas permintaan Gubernur KDH Propinsi Maluku untuk molakukan pemeriksaan terha-dap gurungapi dipulau Nila telah tiba di Ambon pada tanggal 11 Djuni 1968 dan meneruskan perdjalanan menudju ke P. Nila pada tanggal 15 Djuni 1968 dalam rombongan Kepala Daerah Malulau Te-ngah dengan menumpang KM. "AMPERA II" milik P.N. Pelajaran Maluku "BERDIKARI".
Berhubung dengan kegelisahan rakjat jang sangat mengehawatirkan bahwa G.KieBesi di P. Makian diwaktu dekat akan meletus, maka Kepala Daerah Maluku Utara mengadjukan permintaan kepada Direktorat Geologi untuk mengandalkan penelitian terhadap gunung tersebut.
Den 22sten Februari 1926 ontving rapperteur van dne Lei-der van het Vulkanologisch onderzoelt de opdracht om een onder-zoek in te stellen naar de vulkanische werking en om zoomede het gerbergte te verkennen van het noordelijk schiereiland van Halmahaire
Gedjala2 jang terdjadi di P. Nila tgl. 24 April 1968 adalah terutama aktivitas seismik jang mentjapai puntjaknja pada tanggal 30 Mei (Selama bulan Djuni djumlah maupun kekuatan gempa berangsur berkurang).