Tujuan utama adalah penyelidikan lapangan lanjutan terdahulu (Mei 1985) yaitu pengambilan conto batuan secara teliti di daerah sekitar G.Gede
Tujuan utama adalah pengamatan larangan tentang gejala geologi dan pengambilan contoh batuan secara teliti disekitar G. Gede dan di bagian purcelanya
Gunung Ciremai terletak di Jawa-Barat termasuk Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka pada posisi geografi 6° 53 lintang Utara dan 108 25 lintang Selatan dengan ketinggian 3.070 m dari permukaan laut dan tergolong pada kwalifikasi tingkat kegiatan tipe A/strato.
Berdasarkan pengamatan visual, kegiatan G.Lamongan selama April 1984 sampai dengan Februari 1985 tidak menunjukkan adanya perubahan atau kelainan kegiatan. Asap solfatara/fumarola umumnya tampak putih tipis, tekanan gas lemah. Begitu juga suhu air ranu tidak berubah. Suhu air ranu maksimum 30'C.
Berdasarkan SPPD No 2541/P/1984 penulis ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah - kawah di Datarang Tinggi Dieng selama 30 hari. Maksud dilakukan pemeriksaan tersebut ialah untuk mengetahui tingkat kegiatan pada waktu itu dibandingkan dengan sebelumnya.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan vulkanik di daerah Dieng ini dicoba dilakukan pengamatan dan penelitian seismik yang dibantu dengan pengamatan - pengamatan visual dan kimia gas. Di sini akan dilaporkan kegiatan Dieng selama Oktober - November 1984, sedangkan pada awal sampai pertengahan Oktober 1984 telah dievaluasikan dalam laporan yang terdahulu.
G.Bromo menunjukkan kegiatan yang benar - benar tenang. Sedangkan pemeriksaan Mei 1984 melaporkan bahwa letusan - letusan terjadi dari 12 s/d 31 Mei. Abu yang dihasilkan oleh letusan tersebut terendap di sekitar kawah. Di bibir kawah setebal lk 1 m.
Dalam penyimakan kegempaan terhadap kegiatan G.Merapi dilakukan dari Pos Babadan dengan menggunakan pesawat seismograf "HOSAKA" 3 Komponen (tripartite net) dan dari Pos Plawangan, disamping pesawat tersebut di atas (1 komponen) ditambah dengan pesawat Mekanik komponen datar.
Pengamatan visual dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
G.Slamet (3432 m) yang terletak di antara Kabupaten Purwokerto, Purbalingga dan Pemalang, adalah gunungapi yang ter-tinggi di Jawa Tengah. Bentuk / topografi lereng sebelah timur timur laut keadaannya agak rata dan teratur. Pada lereng sebelah barat-barat laut keadaannya cukup terjal