Pada tanggal 2 Oktober 1980 dengan SFFD No 1284/P/80 dan SPPD No.1285/P/80 kami ditugaskan untuk mengadakan pemetaan puncak G. Banda Api, yang terletak diwilayah Maluku Tengah. Perlu pembaca ketahui bahwa puncak G.Banda Api belum pernah dipetakan, sedangkan peta yang ada adalah peta shets. Dengan selesainya pemetaan kami ini berarti G.Banda Api telah ada peta yang bisa digunakan untuk masa2 yan…
Berdasarkan SPPD No. 484/P/1981 dan No. 491/2/1981 tanggal 29 Mei 1981, untuk Sdr. Djafar Wa'a yang berkedudu-kan di Pos Pengamatan G.Iya Ende. Bersama-sama ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan kegiatan G. Ebulobo di kecamatan Boawae dan G. Inerie di kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Propinsi Nusatenggara Timur. Penulis sebelum mengadakan pemeriksaan ke kedua gunung tersebut, terlebih dahulu …
Dalam rangka melaksanakan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, tahun 1980/1981, dalam pelita III. Berdasarkan SPPD No. 2177/P/1981, SPPD NO. 2189/P/1981 dan SPPD No. 2192/P/1981 untuk Sdr. Iryanto B.Sc, Sdr. I.W.No-ngos Tapayasa dan Sdr. Gasfar Hare Roma ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan G.Ili Werung, G.Hobal dan G. Rokatenda di NTT. Pemeriksaan ini dilakukan untuk …
G. Agung terkenal dengan letusan besar pada tahun 1963 yang menewaskan 1.148 orang. Disamping itu G. Agung sangat berperan didalam kehidupan beragama bagi umat Hindu Di P. Bali, dan juga merupakan daerah tujuan wisata. Sebagaimana gunungapi yang mempunyai sifat letusannya yang besar, G. Agung mempunyai sifat denga periode istirahat yang cukup lama.
G. Inelika merupakan salah satu gunungapi katif tipe A yang berada di Pulau Flores, Kabupaten Ngada (Bajawa), Flores Tengah, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai G. Inelika dari Kota Bajawa sangat mudah sekali, karena sarana pencapainnya telah ada, baik dengan menggunakan roda dua maupun roda empat. Dari Kota Bajawa kita menuju ke arah utara yaitu jalur ke Desar Gou dengan jarak ke loka…
G. Rokatenda termasuk gunungapi aktif tipe A, dengan catatan letusan sebanyak 8 kejadian sejak tahun 1928. Periode istirahat G. Rokatenda bervariasi antara 1 hingga 35 tahun. Letusan yang banyak menimbulkan korban jiwa terjadi pada tahun 1928, yaitu sebanyak 266 orang meninggal dunia. Dari hasil penelitian geologi foto disimpulkan bahwa periode kegiatan G. Rokatenda dibagi dalam 4 tahap, dimana…
Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan gunungapi, membentang dari P. Sumatra hingga P. Pantar yang membelok ke utara hingga ke bagian Sulawesi Utara, yang menyambung dengan negara Filipina. Masalah kegiatan gunungapi serta kegiatan tentang kebencanaan di Indonesia di tangani oleh satu direktorat, yaitu Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi.
Pasca letusan G. Inelika 11 Januari 2002, telah merubah anggapan masyarakat setempat terhadap keberadaan G. Inelika yang sebelumnya hanya menganggap sebuah bukit (gunung) mati dan dapat diperlakukan apa saja, kini masyarakat telah sedikit banyak mulai ''memperhitungkan" keberadaanya, hal terbukti ketika Tim Direktorat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geolohi mewawancara mereka pada tanggal 27 da…
Gunungapi tersebut terletak di Pulau Sangeang di sebe lah timur-timurlaut Pulau Sumbawa termasuk Kabupaten Bima dan Kecamatan Wera. Posisi geografi 8°11' Lintang Selatan dan 119°03,5' Bujur Timur dengan ketinggian 1949 meter dari permukaan laut (Atlas Trop Nederl 1938 lembar 27). Letusan terakhir tgl. 29 Januari 1964 yang diawali oleh getaran gempa terasa tgl. 28 Januari 1964 pkl. 14.00 dan p…
Gunung Inie Rie memiliki lereng yang sangat terjal. Bagian. Bagian tubuh gunungapi ini sangat gundul dan bentuknya bagus sekali bila tampak dari jauh. Menurut penduduk setempat Inie Rie berarti "Ibu yang baik". LE ROUX dengan tepat menyebutnya gunungapi berbentuk sempurna. Bagi para pelaut yang mengenalnya terutama sebagai Rokka Pick, merupakan titik tinjau yang paling menyolok diseluruh pantai…