Pada tanggal 18 September 1999 telah terjadi gempa tektonik yang melanda sebagian daerah Sumatera Selatan. Kekuatan gempa ini yang dirasakan oleh pengamat di Pos PGA G. Dempo di Pagar Alam antara IV hingga V skala MMI, mengakibatkan kerusakan pada beberapa bangunan rumah dan kantor pemerintahan di Kecamatan Dempo Selatan, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.
Gunungapi Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif yang mempunyai intensitas pertumbuhan cukup tinggi. Gunungapi ini terletak di tengah Selat Sunda (Gambar 1) dan terletak di dalam satu garis daerah lemah antara P. Panaitan, Krakatau, Sebesi, dan G. Rajabasa. Pulau-pulau ini terbentuk akibat kegiatan vulkanik.
Selama Tahun Anggaran 1998/1999 telah dilakukan penyelidikan dan pemasangan alat pemantauan gunungapi di beberapa gunungapi-gunungapi aktif di wilayah propinsi Aceh. Gunungapi yang diteliti meliputi Gunungapi Seulawah Agam di Kabupaten Aceh Besar (Janto), Gunungapi Peuet Sague di Kabupaten Pidie (Sigli), dan Gunungapi Burni Telong di Kabupaten Aceh Tengah (Takengon).
G. Burni Telong termasuk kedalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, terletak pada posisi 4°46'00" Lintang Utara dan 96°48'00" Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2624 m dari permukaan laut. G. Burni Telong yang mempunyai kawah A, B, dan C pada puncaknya sebenarnya merupakan krucut gunungapi yang tumbuh dilereng selatan Gunung Geureudong.
Atas instruksi Kepala Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan, penulis pada tanggal 22 - 23 September 1999 yang lalu telah melakukan pengamatan singkat bencana alam gempa bumi Dempo tanggal 18 September 1999, yakni di wilayah Kecamatan Dempo Selatan, Kotif Pagar Alam.
Kegiatan permukaan G. Seulawah Agam berupa tembusan solfatara/fumarola di lereng utara-timur laut dan di lereng bagian selatan. Masing-masing terletak pada ketinggian sekitar 700 m dari permukaan laut. Lapangan solfatara lereng utara ini dikenal dengan nama Kawah Heutsz dan yang di selatan dikenal dengan nama Kawah Tanoh Simpago (Gambar 3). Sedangkan di sekitar puncak Seulawah Agam dijumpai kaw…
G. Marapi merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan gunungapi teraktif di P. Sumatera. Tinggi puncaknya sekitar 2891 m dari permukaan laut dan 2000 m dari Dataran Bukittinggi. Gunungapi ini terletak di Propinsi Sumatera Barat, tepatnya termasuk Wilayah Kabupaten Agam beribukota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar beribukota Batusangkar. Kota-kota terdekat dengan G. Marapi adalah Kotama…
Pengamatan kegiatan gunungapi dilakukan dengan tujuan untuk memantau kegiatannya, terutama hubungannya terjadinya dengan tersebut seharusnya yang suatu letusan. Pengamatan dilakukan secara berkesinambungan, sehingga data-data diperoleh dapat digunakan dasar penentuan bilamana suatu gunungapi sedang meningkat atau akan meletus. Salah satu dasar telah penafsiran suatu gunungapi meningkat kegiatan…
Pada pertengahan bulan November 1981 yang lalu daerah Sumatera Barat telah terjadi gempa yang cukup kuat beberapa kali beruntung mengguncangkan Kota Padang, Padang Panjang sampai Bukittinggi dan sekitarnya.
''''kutaradja 48 71/69 16 15.20''" kep jaw geologi bag dinas g berapi dj diponegoro 57 bandung nr 448/2 dikabarkan 10 sd 12 di jam 10.45 gempa bumi di sabang dengan getaran 44 kali km keras sekali kma sedang dan perlahan-lahan ttk datangnya mendatar dari barat ke timur dan diduga berasal dari gunung sirui sebagai ttk beberapa rumah rusak dan tanah tebing runtuh ttk minta segera peninjauan da…