Gunung Kelut terletak di Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Propinsi Jawa Timur dengan ketinggian puncaknya 1731 dpl atau + 1650 meter diatas dataran Kediri. Gunungapi strato ini diklasifikasikan sebagai gunungapi aktif tipe A yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik. Dalam rangka mengetahui lebih dalam terhadap gunung api ini maka telah dilakukan penelitian kimia batuan.
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A, Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Gunungapi Slamet adalah gunungapi tipe strato dengan tinggi puncak 3432 meter di atas permukaan laut yang muncul dalam busur magmatik Sunda di Pulau Jawa. Gunungapi ini terbentu sebgai konsekuensi dari dinamika penunjaman lempeng lautan Indo-Australia ke bahwa lempeng benua Eurasia dengan arah relatif ke utara.
Erupsi G. Kelud pada tanggal 13 Februari 2014 merupakan erupsi eksplosif dengan pembongkaran kubah lava yang terbentuk pada tahun 2007. Pemantauan kegempaan di G. kelud sebelum erupsi diawali oleh peningkatan jumlah Gempa Vulkanik Dalam (VA), Gempa Vulkanik Dangkal (VB), munculnya Gempa Low Frekuensi (LF) dan membesarnya amplituda Gempa Tremor.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah pada penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah padat penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
G. Slamet yang disebut juga G. Slamet adalah gunungapi aktif tipe A berbentu strao. G. Slamet dengan ketinggian 3432 m dpl, terletak di Kab. Pemalang, Kab Banyimas, Kab Brebes, Kab Tegal, dan Kab Purbalingga, Propinsi Jawa Tengah, Kota terdekat adalah Bumiayu, Purwokerto, dan Purbalingga, Nama lain G. Slamet adalah Gunung Slamet.
Gunung Kelud merupakan gunung api strato yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik dan selalu eksplosif. Pada saat sekarang berbentu danau kawah (kurang lebih 1200 m dpl) yang terbuka ke arah barat. Fumarola/solfatara melepaskan berbagai jenis gas seperti H20, CO2, CO, HCI, S02 ,H2S, HF, H2, HBr, NH3, CH4, H3BO3, N2.
Gunung Kelut terletak di Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Propinsi Jawa Timur. Untuk melengkapi data-data tentang G. Kelut yang sudah ada sebelumnya, maka dilakukan penelitian petrografi dan kimia batuan. Penelitian terutama untuk mengetahui karakteristik petrologi G. Kelut dengan melakukan penelitian petrografi dan geokimia batuan-batuan hasil erupsi.
Dalam rangka mengantisipasi dan memprediksi kemungkinan terjadinya letusan. maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terutama semenjak dekade 1980 melakukan pemantauan dan penyelidikan yang seksama dengan melibatkan berbagai metoda seperti seismik, geokimia, deformasi dan metoda geofisika lainnya.