Tambora merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Letusan katastropik Tambora tahun 1815 memakan korban jiwa manuasia (korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa). Sementara korban tidak langsung jumlahnya mencapai 38.000 jiwa di Pulau Sumbawa dan tidak kurang dari 44.000 jiwa di Pulau Lombok, sehingga jumlah korban jika manusia tidak kurang …
G. Tambora merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Letusan paroksimal tahun 1815 menghasilkan sebuah kaldera. Karena letusan katastropik Tambora tahun 1815 yang memakan korban jiwa manusia 9korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa). Sementara korban tidak langsung jumlahnya mencapai 38.000 jiwa di Pulau Sumbawa dan tidak kurang dari 44.00…
Gunungapi Tambora merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A berbentuk strato pada bagian puncaknya terdapat kaldera berdiameter 6 x 7 km, dengan tinggi kaldera sekitar 900 - 960 m. Puncak tertinggi mencapai ketinggian 2851 m di atas permukaan laut. Ciri khasG. Tambora dengan letusan katastropik terjadi tahun 1815 yang memakan korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa.
G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeang. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Propinsi Nusa Tenggara Barat. G. Sangeang Api adalah gunungapi tipe strato di dalam kaldera purba, kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur. Sisanya di sebelah barta, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (Doro Mo…
G. Tambora merupakan gunungapi aktif Strato tipe A terletak di pulau Sumbawa dengan ketinggian puncak mencapai 2851 m diatas permukaan laut. Letusan G. tambora tahun 1815 merupakan kejadian letusan gunungapi terbesar dan merusak dalam catatan sejarah. Letusan Paroksisma mengakibatkan hilangnya sebagian dari puncaknya sehingga membentuk kaldera dengan garis tengah lk. 7km.
G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeang, tipe gunungapi strato. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi NTB. Kegiatan letusan G. Sangeang Api yang tercatat dalam sejarah letusannya sebanyak 10 kejadianm dimulai tahun 1512, dengan periode istirahat antara erupsi 1 s/d 203 tahun, erupsi terakhir terjadi dalam tahun 1997 - …
Gunungapi Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian utara dan secara administratif termasuk ke dalam tiga kabupaten. Sejarah kegiatan vulkanik Gunungapi Rinjani diketahui sejak abad ke-19 sampai sekarang. Kegiatan vulkanik yang tercatat baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara berpusat di kerucut muda Gunungapi Rinjani yang berada di dalam kaldera yaitu Kerucut Barujari.
G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeangm tipe gunungapi strato. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan letusan G. Sangeang Api yang tercatat dalam sejarah letusannya sebanyak 10 kejadian. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1997-2000. Sifat letusannya eksplosif disertai efusif.
Gunung Sangeangapi termasuk gunungapi tipe A. Gunungapi ini tercatat sedikitnya 9 kali meletus sejak tahun 1600. Salah satu karakteristik letusan G. Sangeangapi adalah periode erupsinya relatif lama bisa berbulan-bulan seperti pada letusa tahun 1964, 1985, dan 1997. Letusan terakhir menghasilkan sumbat lava. Sumbat lava tersebut tumbuh membesar dan menghasilkan guguran lava.
Peningkatan aktifitas vulkanik G. Rinjani Juni 2005, terjadi pada tanggal 14, berupa letusan dari dalam Kawah 2004, yang tercatat oleh seismograf di Pos Pengamatan G. Rinjani di Sembalun Lawang, dengan amplituda maksimum 30 mm dan lama gempa 289 detik. Pada tanggal yang sama status aktifitas vulkanik G. Rinjani dinaikan dari Status Aktif Normal menjadi Status Waspada.