Perpustakaan Badan Geologi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
    -
  • Ketersediaan
  • Lampiran
  • Tipe Koleksi
    Lihat Lebih Banyak
  • Format Fisik Dokumen
    Lihat Lebih Banyak
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
  • Bahasa
    Lihat Lebih Banyak
  • Pulau dan Lembar Peta
    Lihat Lebih Banyak
  • Provinsi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 59 dari pencarian Anda melalui kata kunci: subject="NTB"
Hal. Awal Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Potensi Bahaya Letusan Gunung Api Tambora
Komentar Bagikan
Deddy Suhadi

Tambora merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Letusan katastropik Tambora tahun 1815 memakan korban jiwa manuasia (korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa). Sementara korban tidak langsung jumlahnya mencapai 38.000 jiwa di Pulau Sumbawa dan tidak kurang dari 44.000 jiwa di Pulau Lombok, sehingga jumlah korban jika manusia tidak kurang …

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
14 hlm;gambar;foto;tabel
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.08-34
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Makalah Prakiraan Bahaya Gunung Api Tambora
Komentar Bagikan
Yudhi Wahyudi

G. Tambora merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Letusan paroksimal tahun 1815 menghasilkan sebuah kaldera. Karena letusan katastropik Tambora tahun 1815 yang memakan korban jiwa manusia 9korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa). Sementara korban tidak langsung jumlahnya mencapai 38.000 jiwa di Pulau Sumbawa dan tidak kurang dari 44.00…

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
11 hlm;gambar
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.08-27
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Pemantauan Kegiatan Gunung Api Tambora , NTB
Komentar Bagikan
Syahrazad Dahlan

Gunungapi Tambora merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A berbentuk strato pada bagian puncaknya terdapat kaldera berdiameter 6 x 7 km, dengan tinggi kaldera sekitar 900 - 960 m. Puncak tertinggi mencapai ketinggian 2851 m di atas permukaan laut. Ciri khasG. Tambora dengan letusan katastropik terjadi tahun 1815 yang memakan korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
17 hlm;gambar;foto;tabel
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.07-15
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Peringatan Dini Bahaya Gunungapi G. Sangeang Api , NTB
Komentar Bagikan
Agus Budianto

G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeang. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Propinsi Nusa Tenggara Barat. G. Sangeang Api adalah gunungapi tipe strato di dalam kaldera purba, kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur. Sisanya di sebelah barta, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (Doro Mo…

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
24 hlm;gambar;tabel
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.07-12
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Pemantauan Dini Bahaya G. Api G. Tambora
Komentar Bagikan
Deddy Mulyadi

G. Tambora merupakan gunungapi aktif Strato tipe A terletak di pulau Sumbawa dengan ketinggian puncak mencapai 2851 m diatas permukaan laut. Letusan G. tambora tahun 1815 merupakan kejadian letusan gunungapi terbesar dan merusak dalam catatan sejarah. Letusan Paroksisma mengakibatkan hilangnya sebagian dari puncaknya sehingga membentuk kaldera dengan garis tengah lk. 7km.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
29 hlm;foto;gambar;tabel
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.06-10
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Pemantauan Kegiatan G. Api G. Sangeang Api
Komentar Bagikan
Tulus

G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeang, tipe gunungapi strato. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi NTB. Kegiatan letusan G. Sangeang Api yang tercatat dalam sejarah letusannya sebanyak 10 kejadianm dimulai tahun 1512, dengan periode istirahat antara erupsi 1 s/d 203 tahun, erupsi terakhir terjadi dalam tahun 1997 - …

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
21 hlm;gambar;foto
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.06-5
Ketersediaan2
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Pemantauan Kegiatan G. Api G. Rinjani , NTT.
Komentar Bagikan
Zainnudin

Gunungapi Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian utara dan secara administratif termasuk ke dalam tiga kabupaten. Sejarah kegiatan vulkanik Gunungapi Rinjani diketahui sejak abad ke-19 sampai sekarang. Kegiatan vulkanik yang tercatat baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara berpusat di kerucut muda Gunungapi Rinjani yang berada di dalam kaldera yaitu Kerucut Barujari.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
22 hlm;gambar;foto
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.07-6
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Penyelidikan Seismik dan Visual G. Sangeangapi Kab. Bima, Prov. NTB .
Komentar Bagikan
Tulus

G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeangm tipe gunungapi strato. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan letusan G. Sangeang Api yang tercatat dalam sejarah letusannya sebanyak 10 kejadian. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1997-2000. Sifat letusannya eksplosif disertai efusif.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
14 hlm;gambar;foto
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.04-3
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Laporan Peringatan Dini Bahaya Gunungapi Sangeangapi NTB Desember 2005.
Komentar Bagikan
Cecep Sulaeman

Gunung Sangeangapi termasuk gunungapi tipe A. Gunungapi ini tercatat sedikitnya 9 kali meletus sejak tahun 1600. Salah satu karakteristik letusan G. Sangeangapi adalah periode erupsinya relatif lama bisa berbulan-bulan seperti pada letusa tahun 1964, 1985, dan 1997. Letusan terakhir menghasilkan sumbat lava. Sumbat lava tersebut tumbuh membesar dan menghasilkan guguran lava.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
11 hlm;gambar;tabel
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.05-11
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Peningkatan Aktivitas Vulkanik G. Rinjani
Komentar Bagikan
Tulus

Peningkatan aktifitas vulkanik G. Rinjani Juni 2005, terjadi pada tanggal 14, berupa letusan dari dalam Kawah 2004, yang tercatat oleh seismograf di Pos Pengamatan G. Rinjani di Sembalun Lawang, dengan amplituda maksimum 30 mm dan lama gempa 289 detik. Pada tanggal yang sama status aktifitas vulkanik G. Rinjani dinaikan dari Status Aktif Normal menjadi Status Waspada.

Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
11 hlm;gambar;foto;tabel;grafik
Judul Seri
-
No. Panggil
PVG G.05-1
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya Hal. Akhir
Perpustakaan Badan Geologi
  • Informasi
  • Berita
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota

Perpustakaan

  • Pusat Survei Geologi
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
  • Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi
  • Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan
  • Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan
  • Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


Badan Geologi - 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?