Jaringan seismik regional center di Gunung Batur/Agung Bali terdiri 4 stasiun seismograf d kawasan Gunung Batur dan 4 di kawasan Gunung Agung, sensor yang dipasang di masing-masing stasiun seismograf adalag seismometer :4-C satu komponen yaitu komponen vertikal, data dari stasiun lapangan masih dalam bentuk analog yang setelah sampai di stasiun penerima di Pos Rendang direkam dalam bentuk kerta…
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau. Ke 21 gunung api tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaan kawah) maupun dengan kegempaan. Seismograf yang di pasang di setiap gunungapi telah beroperasi lama, sehingga sering mengala…
G. Kelimutu adalah salah satu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di P. Flores, tepatnya di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusatenggara Timur, dengan puncak tertingginya 1640 m di atas permukaa laut. G. Kelimutu terkenal luas di dalam negeri maupun luar negeri karena tiga danau kawahnya yang memiliki warna air yang berbeda, sehingga menjadikan gunung ini sbegai primadona obyek wi…
Metoda seisimik adalah salahsatu metoda yang dipakai untuk memantai aktvitas Gunungapi dimana metoda ini telah terbukti berhasil dalam mendeteksi gejala awal dari suatu letusan. Metoda seismik ini sangat tergantung pada kondisi peralatan dari jaringan seismik dilapangan, sehingga akan sangat berpengaruh terhadap akurat data yang dihasilkan. Agar kwalitas data yang dihasilkan tetap akurat.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan gunungapi, membentang dari P. Sumatra hingga P. Pantar yang membelok ke utara hingga ke bagian Sulawesi Utara, yang menyambung dengan negara Filipina. Masalah kegiatan gunungapi serta kegiatan tentang kebencanaan di Indonesia di tangani oleh satu direktorat, yaitu Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi.
Gunungapi Egon merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dari 18 Gunungapi aktif yang terdapat di Flores. Secara administratif, G. Egon termasuk wilayah Kecamatan Wae Gete, Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan puncak tertinggi 1703 m dpl. Berdasarkan catatan sejarah, antara tahun 1888 sampai 1891, dan pada tahun 1892, pernah teramati tiang asap di atas puncak gunung egon.
Pengamatan Seismik G. Agung dan G. Batur dipusatkan di pos pengamatan terpadu (regional center) di Rendang. Sinyal seismik dari masing-masing station dipancarkan ke Pos Pengamatan terpadu di Rendang dalam bentuk analog. Selanjutnya sinyak seismik tersebut diubah menjadi data digital. Gempabumi yang terekam oleh seismograf dalam periode Agusttus 2000 - Januari 2001 umumnya gempa tektonik.
Dalam Mei 2000 telah dibangun sebuah regional center di Rendang untuk memantau kegiatan gunungapi di P. Bali dan Lombok. Dalam tahap awal telah dapat dipantau dua gunung yaitu G. Agung dan Batur dengan metoda seismik. Dalam metoda seismik tersebut telah dioperasikan 8 station seismometer di G. Agung dan Batur. Signal gempa dari 8 station tersebut dipancarkan ke Rendang.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan, yaitu G. Malabar, G. Patuha, G. Wayang, G. Papandayanm G. Guntur, G. Cikuray, dan G. Galunggung itu sendiri. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada 1982-1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat dan kubah lava.
Pasca peningkatan vulkanik di tahun 2005, G. Tangkubanparahu kembali menunjukkan peningkatan aktivitas di bulan Agustus 2012 hingga stsatus dinaikkan menjadi Level II (Waspada) walaupun peningkatan tersebut hanya bertahan 1 bulan dimana status aktivitas diturunkan menjadi Normal (Level I). Peningkatan muncul kembali dengan terjadinya letusan freatik.