Dalam rangka tugas Pelita Dinas Volkanologi , akhir bulan Oktober 1972 sesuai dengan SPD. No; 2520/S/1972 penulis ditugaskan pendakian Gn. Semeru sebagai ketua team Sdr. Ruska Hadian B.Sc
Pada tanggal 9 November 1971 diterima kawat dari Gubernur Kepala Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang adanya peningkatan kegiatan G. Sundoro. Disamping itu diterima pula laporan lisan tentang hal yang sama dari petugas Dinas Vulkanologi yang Sedang melakukan pemetaan geologi didaerah pegunungan dieng. Kegiatan yang terlihat adalah hembusan asap setinggi lk. 300 meter diatas puncak, terjadi pada …
Papandayan marupakan sebuah sepatu kada jang terbuka los ajurus ir lam dan Pada tgl. 23/6-1970 Penulis bersama Kasi Penelitian Gunung Api telah berangkat menud ju ke Gunung Papandajan dengan kendaraan dinas melalui djalan Pa- ngalengan, Perkebunan Teh Santosa, Sedep, Tjibata- nua dan Perkebunan Tjilenjeuj kemudian rombongan menudju Kp. Stamplat kehutanan, maka disinilah rombo- ngan bermalam.
Data-data menarik daerah bahaya/waspada diambil dari hasil-hasil; 1. Penelitian dan pemeriksaan puncak G. Raung tahun 1955 dan 1970 2. Penyelidikan endapan lahar dan abu yang diakibatkan oleh letusan G. Raung 3. Hasil Penelitian sungai-sungai yang bersumber dibawah G.Raung 4. Keadaan daerah yang dikunjungi 5. Keterangan lain yang diperlukan
Sehubungan dengan rencanan semula, maka pada awal bulan April 1971 Kasi penelitian Gn. Api telah berangkat menuju Gn. Tjiremai jang diikuti oleh penulis dengan mempergunakan land-rover D.2872 jang dikemudikan oleh Sdr. Hadis III
Penulis ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian Gn. Api mengadakan pemetaan daerah bahaja G. slamet selama 18 hari.
Pertengahan bulan Oktober 1970 telah berangkat rombongan dari saksi penelitian Gn. Api Dinas Volkanologi menuju daerah wonosobo gunung Sundoro yang geografinya 109° 59'30'' B.T 7° 18' U.S.
Pada pertengahan bulan September 1971 telah berangkat regu penelitian/pemetaan Gunungapi dari seksi penelitian gunungapi menuju gunung Dieng Jawa tendah dengan memepergunakan kendaeraan dinas Landover D. 4946.
Letusan dengan awan panas jang terdjadi dalam bulan April 1967 mengiringi terbentuknja kubah lava baru dalam bres Batang. Pertumbuhan kubah lava berdjalan terus hingga awal bulan Oktober 1967. Pada saat mana kemudian terdjadi letusan dengan awan panas jang mengakibatkan longsornja sebagian besar kubah lava tersebut.
G.Merapi adalah gunungapi yang paling aktif di seluruh Indonesia. Pada waktu bekerja giat dibangunlah kubah lava yang kemudian dihancur-kan lagi. Kegiatan yang bersifat membangun dan merusak ini mengakibat-kan tingginya selalu berubah. Pada pengukuran 1962 tinggi G.Merapi a-dalah + 2947 m di atas muka laut. Titik ketinggiannya selalu berpindah-pindah. Oleh karenanya daerah yang terancan bahaya …