Berdasarkan Surat Perintah Dinas No. 2506/P/1984, dari Pe- mimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seis- mik ke G.Marapi dan G.Talang di Sumatra Barat. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengumoulkan data gempa serta hasil analisanya yang mungkin dapat dipakai untuk menentukan tingkat kegiatan gunungapi tersebut selama masa …
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.
Maksud dan tujuan pemeriksaan kawah adalah untuk mengetahui perubahan-perubahan topografi, kegiatan dan lain-lain, dibandingkan dengan pemeriksaan sebelumnya.
Dengan SPPD No 1116/P/84 penulis diinstruksikan untuk me- ngadakan pemeriksaan G.Kaba yang terletak di Kecamatan Curup, Propensi Bengkulu. Pemeriksaan ini dilakukan dari tang gal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984.
Pada 28 April 1984 penulis dengan SPPD No. 215 dan 216/P/84 ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan puncak, pengukuran suhu solfatara dan air danau kawah G. Peuet Sagoe di dalam wilayah Propinsi Daerah Istimewa Aceh, untuk mengetahui dan mempelajari perubahan gejala alam di sekitar kawah guna menduga kemungkinan adanya perubahan kegiatan gunungapi tersebut.
Maksud dari pada laporan ini hanya sekedar memberikan laporan tentang kisah pekerjaan/ perjalanan selama penulis bertugas di G. Dempo yang berkedudukan di Kab. Lahat/Sumatera Selatan. Yaitu gunanya untuk mengadakan penelitian dan mengadakan pemetaan daerah bahaya sementara G.Dempo dan sekitarnya.
Penulis pada tgl. 11-10-1972, ditugaskan oleh Kasi Petapi ke Gn. Bur Ni Telong yang berkududukan di Kecamatan Bukit / Timang Gajah, Kabupaten Takengan termasuk wilayah Aceh Tengah - Sumatera Utara.
Dalam 25 Juni saya dengan SPPD n 760/P/81 dan A. D. Wirasaputra pensurvai dari seksi pemetaan topografi dengan SPPD m 759/P/81 ditugaskan ke Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan sekitar G. Sumbing, serta daerah bahaya G. Sumbing, pembuatan penampang melintang dan memanjang dari sungai sekitar G. Sumbing.
Maksud dan tujuan tulisan ini adalah merupakan laporan kegiatan gunung marapi selama satu bulan Mei 1980. Agam dan tanah datar. Sebagaimana tekah diketahui bhawa G. Marapi ini menunjukan peningkatan kegiatannya sejak tahun 1970 sampai kini.
Berdasarkan SPPD. No. 582/P?79, tertanggal 24 September 1979 dan SPPD. No. 583/P/79 untuk Sdr. Bustamam yang berkedudukan di Bukittinggi Sumatra Barat bersama - bersama ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan G. Marapi yang baru - baru ini mengadakan letuasan abu, yaiut pada tanggal 11 dan 24 Seotember 1979.