Pemetaan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data geologi gunung api tersebut berdasarkan hasil penafsiran foto udara yang didukung dengan penelitian langsung di lapangan. Penelitian yang dilakukan meliputi aktivitas gunungapi tersebut, sebaran, posisi dan jenis batuan yang dihasilkan, morfologi dan struktur geologi yang berkembang serta hubungannya dengan formasi batuan yang lebih tua. Tujuan p…
Hasil pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik menunjukkan bahwa gunungapi Kie Besi saat ini masih menjalani masa istirahatnya. Pesawat seismograf PS-2 (RTS) yang memantau aktifitas seismik G.Kie Besi sudah dapat beroperasi dengan baik, sehingga pengamatan seismik dapat dilakukan secara kontinyu.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi sedemikian rupa sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin namun risiko bahaya gunungapinya dapat di tekan seminimal mungkin.…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…
Pertumbuhan industri konstruksi dunia,dicina yang sangat pesat pada tahun - tahun terakhir telah menyebabkan permintaan bahan baku besi baja meningkat dengan cepat pula
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Pada tanggal 25 November 1967 serombongan pemeriksa G.Kie Besi setempat jang dipimpin oleh seorang pembimbing Tata Pradjanja telah melakukan penindjauan kepuntjak gunung tersebut. Pekerdjaan ini dilaksanakan sesuai dengan salah satu saran sdr. J.Matahelmual , jang telah memeriksanja dalam tahun 1963. Sebagai kesimpulan dari kundjungan ini, mereka merasa ragu-ragu setelah melihat perubahan-perub…
Berhubungan dengan kegelisahan rakjat jang sangat menghawatirkan bahwa G. Kie Besi di P. Makian diwaktu dekat akan meletus, maka Kepala Desa Maluku Utara mengadjukan permintaan kepada Direktorat Geologi untuk mengadakan penelitian terhadap gunung tersebut.