G. Karangetang atau dikenal G. Api Siau merupakan salah satu gunung api paling aktif di daerah Sulawesi Utara. Gunung api ini terletak pada Busur Kepulauan Sangir Talaud, Kabupaten Sangir, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografis puncak G. Karangetang terletak pada posisi 02°47" Lintang Utara dan 125°29" Bujur Timur, dengan ketinggian Ik.1784.m di atas muka laut. Posisi G. Karangetang ini te…
Dalam rangka melaksanakan tugas dari Pemimpin Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi maka laporan ini dimaksudkan sebagai suatu usaha mitigasi terhadap kemungkinan bencana yang dapat terjadi pada waktu mendatang karena terjadinya kegiatan/letusan G. Karangetang. Tujuan penyelidikan ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan dan bahaya G. Karangetang yang mengancam penduduk di sekelilingnya termasuk h…
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, berada kurang lebih 20 KM sebelah selatan Manado dan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat selama ± 30 menit dan terletak 10 KM sebelah barat laut Tondano, Ibu Kota Kabupaten Minahasa. Secara geografis berada pada 1°21,5' Lintang Utara dan 124°47,5' Bujur Timur. Dimasa lalu…
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung.
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunung api aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung. Memang terdapat dua bentuk gunung yang menonjol pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya. Karena memiliki bentuk yang me…
Gunung Awu dan Gunung Karangetang merupakan gunung api aktif yang keduanya terletak secara terpisah di pulau-pulau kecil pada jalur gunung api Sangir-Talaud, di Sulawesi Utara
Pemanfaatan lahan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pada dasarnya, tingkat kerawanan bencana gunungapi tergantung pada kepadatan penduduk, tipe letusan, jenis bahaya letusan, dan tatagunalahan lahan yang berada di kawasan gunungapi. Salah satu upaya yang harus dilak…
Kebijakan otonomi daerah memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada daerah untuk mengembangkan daerahnya. Penataan wilayah harus mempertimbangkan sumber daya dan potensi bencananya. Oleh karena itu diperlukan upaya pengurangan risiko bencana. Analisis risiko bencana gunungapi dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko suatu objek bencana di dalam kawasan rawan bencana gunungapi. Peta risiko ben…
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
G. Gamalama (1715 m dpl) adalah salah satu gunungapi paling aktif di Maluku Utara. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate (puncak Ternate), merupakan pulau gunungapi (tipe strato) yang hampir berbentuk lingkaran. Jari-jari pulau ini 5,8 km dengan luas lebih kurang 105 km². Secara geografis terletak di P. Ternate, di sebelah barat P. Halmahera dengan posisi 0° 48' Lintang Utara, …